Hardiknas 2019 Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

48

berantasonline.com (Sumsel) – Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pendidikan melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 dan Hari Kebangkitan Nasional di halaman kantor Bupati, Kamis (2/5).

Upacara dihadiri Bupati Muratara H M Syarif Hidayat, Pj Sekda Zainal Arifin, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto, para Kepala OPD, Kepala UPT Pendidikan, Kepala Sekolah, guru, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan amanah tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy.

Isinya, Mendikbud menyampaikan peringatan Hardiknas pada tahun 2019 ini menyongsong tema ‘menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan.’

Tema itu katanya mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

“Semua itu tentu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” kata Medikbud yang disampaikan Bupati Muratara.

Melalui momentum ini, lanjutnya marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto mengatakan, sejalan dengan nawacita presiden Joko Widodo dan visi misi Kementerian Pendidikan RI, yakni menguatkan pendidikan karakter terutama akhlak siswa.

“Kepada insan pendidikan yang ada di penjuru Kabupaten Muratara, sesuai dengan tema kita pada peringatan Hardiknas tahun ini, agar memperkuat pendidikan karakter kepada anak didik kita,” katanya.

Ditambahkan, kepada seluruh insan pendidikan diamananhkan untuk mencerdaskan anak bangsa, serta menanamkan kepada mereka tentang keimanan, kejujuran, kedisiplinan, peduli lingkungan dan berdaya saing.

Selain itu, Sukamto juga berpesan kepada para siswa dan siswi untuk menghargai dan menghormati guru. Karena katanya, dengan menghormati dan menghargai guru bisa mempermudah menerima pelajaran yang diajarkan.

“Kepada guru-guru juga harus tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa, terkhusus anak-anak Muratara. Contoh lah bapak pendidikan kita Ki Hadjar Dewantara. Kemudian terus tingkatkan sumber daya manusia kita sebagai tenaga pendidik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan itu juga Pemkab Muratara memberikan penghargaan kepada pemenang penilaian tenaga kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi, baik kategori kepala sekolah maupun guru tingkat SD dan SMP(faizal Muratara-
Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pendidikan melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 dan Hari Kebangkitan Nasional di halaman kantor Bupati, Kamis (2/5).

Upacara dihadiri Bupati Muratara H M Syarif Hidayat, Pj Sekda Zainal Arifin, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto, para Kepala OPD, Kepala UPT Pendidikan, Kepala Sekolah, guru, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan amanah tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy.

Isinya, Mendikbud menyampaikan peringatan Hardiknas pada tahun 2019 ini menyongsong tema ‘menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan.’

Tema itu katanya mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

“Semua itu tentu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” kata Medikbud yang disampaikan Bupati Muratara.

Melalui momentum ini, lanjutnya marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto mengatakan, sejalan dengan nawacita presiden Joko Widodo dan visi misi Kementerian Pendidikan RI, yakni menguatkan pendidikan karakter terutama akhlak siswa.

“Kepada insan pendidikan yang ada di penjuru Kabupaten Muratara, sesuai dengan tema kita pada peringatan Hardiknas tahun ini, agar memperkuat pendidikan karakter kepada anak didik kita,” katanya.

Ditambahkan, kepada seluruh insan pendidikan diamananhkan untuk mencerdaskan anak bangsa, serta menanamkan kepada mereka tentang keimanan, kejujuran, kedisiplinan, peduli lingkungan dan berdaya saing.

Selain itu, Sukamto juga berpesan kepada para siswa dan siswi untuk menghargai dan menghormati guru. Karena katanya, dengan menghormati dan menghargai guru bisa mempermudah menerima pelajaran yang diajarkan.

“Kepada guru-guru juga harus tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa, terkhusus anak-anak Muratara. Contoh lah bapak pendidikan kita Ki Hadjar Dewantara. Kemudian terus tingkatkan sumber daya manusia kita sebagai tenaga pendidik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan itu juga Pemkab Muratara memberikan penghargaan kepada pemenang penilaian tenaga kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi, baik kategori kepala sekolah maupun guru tingkat SD dan
Koran berantas Muratara-
Pemerintah Kabupaten Muratara melalui Dinas Pendidikan melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019 dan Hari Kebangkitan Nasional di halaman kantor Bupati, Kamis (2/5).

Upacara dihadiri Bupati Muratara H M Syarif Hidayat, Pj Sekda Zainal Arifin, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto, para Kepala OPD, Kepala UPT Pendidikan, Kepala Sekolah, guru, pelajar, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Muratara, H M Syarif Hidayat bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan amanah tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI), Muhadjir Effendy.

Isinya, Mendikbud menyampaikan peringatan Hardiknas pada tahun 2019 ini menyongsong tema ‘menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan.’

Tema itu katanya mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara terkait hubungan erat pendidikan dan kebudayaan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang syarat nilai dan pengalaman kebudayaan guna membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas, demi terwujudnya Indonesia yang berkemajuan.

Dalam perspektif Kemendikbud pembangunan sumber daya manusia menekankan dua penguatan, yaitu pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, empan papan, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sementara ikhtiar membekali ketrampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

“Semua itu tentu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah,” kata Medikbud yang disampaikan Bupati Muratara.

Melalui momentum ini, lanjutnya marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, H Sukamto mengatakan, sejalan dengan nawacita presiden Joko Widodo dan visi misi Kementerian Pendidikan RI, yakni menguatkan pendidikan karakter terutama akhlak siswa.

“Kepada insan pendidikan yang ada di penjuru Kabupaten Muratara, sesuai dengan tema kita pada peringatan Hardiknas tahun ini, agar memperkuat pendidikan karakter kepada anak didik kita,” katanya.

Ditambahkan, kepada seluruh insan pendidikan diamananhkan untuk mencerdaskan anak bangsa, serta menanamkan kepada mereka tentang keimanan, kejujuran, kedisiplinan, peduli lingkungan dan berdaya saing.

Selain itu, Sukamto juga berpesan kepada para siswa dan siswi untuk menghargai dan menghormati guru. Karena katanya, dengan menghormati dan menghargai guru bisa mempermudah menerima pelajaran yang diajarkan.

“Kepada guru-guru juga harus tetap semangat dalam mencerdaskan anak bangsa, terkhusus anak-anak Muratara. Contoh lah bapak pendidikan kita Ki Hadjar Dewantara. Kemudian terus tingkatkan sumber daya manusia kita sebagai tenaga pendidik,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kesempatan itu juga Pemkab Muratara memberikan penghargaan kepada pemenang penilaian tenaga kependidikan yang berprestasi dan berdedikasi, baik kategori kepala sekolah maupun guru tingkat SD dan SMP.

(Haris)