Hambat Distribusi Logistik, Presiden Tegur Pimpinan Daerah Blokade Jalan

35

berantasonline.com (Bogor)

Presiden Joko Widodo, hari kamis (2/4-2020) meminta Mendagri menegur Pimpinan Daerah yang memblokade jalan jalan agar distribusi logistik tidak terganggu.

Hal tersebut ditegaskan oleh Presiden dalam rapat terbatas melalui telekonfrensi dari Istana Bogor Jawa Barat. Presiden Jokowi meminta ketersediaan dan distribusi komoditas pangan dipastikan lancar menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H. “Hal itu akan terpenuhi, apabila tidak ada pemblokiran jalan”, tegas Presdien.

Dalam rapat terbatas tersebut, hadir Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menko Ekuin Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Sosial Juliari Batubara.

Menko Ekuin Airlangga Hartarto, usai rapat terbatas tersebut dalam jumpa pers mengatakan tentang 11 komoditas pangan di Indonesia masih mencukupi, pasokan beras dinilai aman, karena masih ada stok dan akan ada panen raya pada April hingga Juni mendatang.

Menurut Menko Ekuin, pasokan jagung, bawang merah, cabai merah besar, cabai rawit, daging ayam, telur, dan minyak goreng dinilai cukup.

Diungkapkan bahwa, telah ada persetujuan import dari Kementerian Perdagangan tentang inport bawang putih sebanyak 160.000 ton satu atau dua bulan mendatang.

Sehingga diharapkan harga dapat dikembalikan menjadi Rp 20.000 – Rp 30.000 per kg.

Menyinggung tentang harga gula pasir Pasar dan Toko Swalayan di Jakarta, Bogor, dan Bandung yang kini mencapai Rp. 17.000 – Rp 18.000 per Kg, padahal harga normal Rp 12.500 0 per Kg nya.

Mengenai hal ini, Airlangga mengatakan sudah melakukan Operasi Pasar melalui pengalihan dari distribusi dalam negeri, dari Dumai misalnya sudah dialokasikan 20.000 ton, dari Lampung 33.000 ton dan dari Industri makanan dan minuman dialokasikan 250.000 ton.

“Pengalihan gula pasir disejumlah daerah ini didistribusikan antara lain ke Banten, Jabodetabek, Sumatera Utara, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Bengkulu jambi dan Lampung. Dalam Operasi pasar ini Bulog menjual gula pasir Rp 10.500 per kg”, ujar Menko Ekuin.

(bust)