Guntur Pimpinan Dhanagun Diminta Tuntaskan Kasus Pelecehan Wartawan oleh Panitia BSF CGM

58

berantasonline.com (Kota Bogor) – Ketua Dewan Pembina Pokja Wartawan Kota Bogor Drs. H. Bustanul Daham, M.Si mendesak Guntur selaku Pimpinan Vihara Dhanagun sebagai Penanggungjawab Bogor Street Fest Cap Go Meh (BSF CGM) 2019 untuk menuntaskan polemik atas tindakan tidak menyenangkan terhadap Wartawan Anggota Pokja Kota Bogor oleh oknum Panitia BSF CGM bernama Yogi Hutabarat.

“Kami jajaran Pengurus Pokja Wartawan Kota Bogor berencana melaporkan tindakan tidak menyenangkan oleh Panitia CGM kepada pihak yang berwajib. Oleh karena itu sebelum persoalan berkembang kearah yang tidak menguntungkan sebaiknya Bapak Guntur turun tangan menuntaskan persoalan ini”, ujarnya.

Meskipun Saudara Yogi telah memberikan klarifikasi atas tindakannya, sambung Bustanul Daham, namun ucapan Yogi yang mengatakan ‘Banyak wartawan meliput yang menggunakan kamera handphone Wartawan yang tidak jelas’, merupakan pelecehan terhadap Jurnalis (Contemp of Journalist) yang perlu dikutuk.

“Apalagi langkah Arifin Himawan selaku Ketua Panitia dinilai lambat menangani permasalahan tersebut, seakan akan sengaja membiarkan persoalannya berkembang dan dapat merusak reputasi kegiatan Cap Go Meh sebagai kegiatan Budaya yang sudah mendunia”, tandasnya.

Sebagaimana dikemukakan oleh Korwil Kota Bogor Forum Pers Independent Indonesia Ibrahim Hermawan S.I.Kom, bahwa tindakan Yogi Hutabarat itu adalah suatu bentuk diskriminasi dan tindakan pelecehan terhadap tugas wartawan.

“Seharusnya dia melek teknologi seiring zaman yang serba canggih ini, apapun bisa dilakukan melalui gadget terutama media online agar lebih effektif dan cepat dalam menyampaikan hasil peliputan ke redaksi,” tutur Ibrahim.

(red.3)