Genjot Pendapatan Pajak Kendaraan, SAMSAT Kota Bogor Intens Perkenalkan Kemudahan Pembayaran

111
Puluhan wajib pajak antusias menyimak pemaparan Kasi Pendataan SAMSAT Kota Bogor, Eman Sulaeman.

berantasonline.com (Bogor) 

Petugas SAMSAT Kota Bogor masih intens melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat wajib pajak, untuk memanfaatkan berbagai kemudahan pembayaran pajak kendaraan.

Dihadapan para wajib pajak yang mengantri daftar di loket progressif sejak pukul 07.00 wib, Kepala Seksi Pendataan SAMSAT Kota Bogor, Eman Sulaeman, Kamis pagi (1/8) dengan gamblang menjelaskan berbagai kemudahan pembayaran Pajak Tahunan seperti melalui aplikasi Bukalapak, Tokopedia, ATM Bank Jabar/BCA/Mandiri/BRI, bayar tunai di Indomaret/Alfamart melalui aplikasi SAMBARA yang telah dirilis SAMSAT Provinsi Jawa Barat sejak awal tahun 2019.

“Sehingga Bapak Ibu tidak perlu repot lagi antri mengambil nomor antrian seperti sekarang, ini baru jam 7 padahal layanan baru dibuka jam 8 pagi”, ujarnya.

Eman mencontohkan, kemudahan pembayaran Pajak Tahunan di Indomaret/Alfamart setelah sebelumnya melakukan pendafataran online melalui Aplikasi SAMBARA Samsat Jabar.

“Pilih menu Info PKB, masukan nomor polisi kendaaraan, klik daftar online, masukkan data kendaraan seperti nomor KTP dan 5 digit terakhir nomor rangka, kemudian kita akan mendapatkan Kode Bayar untuk selanjutkan dilakukan pembayaran di Indomaret/Alfamart, setelah itu resinya bisa ditukar dengan notice pajak diseluruh Kantor Samsat Jabar/Samdong/Samling dengan membawa KTP Asli dan STNK Asli sekaligus dilakukan pengesahan STNK”, paparnya.

Eman menambahkan, bahwa kemudahan pembayaran pajak kendaraan tersebut tidak berlaku bagi pembayaran pajak 5 tahunan. “Kecuali untuk kendaraan yang telah habis masa berlaku STNK nya, wajib membawa kendaraan dan BPKB ke kantor samsat untuk dilakukan cek fisik”, imbuhnya.

Usai memberikan pemaparan, Eman Sulaeman kepada wartawan berantasonline.com mengatakan, bahwa berbagai terobosan tersebut selain mempermudah wajib pajak, menggenjot pendapatan, juga bertujuan untuk memangkas praktek percaloan yang dilakukan oleh oknum.

“Intinya kami ingin wajib pajak tidak perlu bersentuhan dengan petugas dalam melakukan pembayaran. Karna pajak kendaraan adalah sumber penerimaan pemerintah provinsi dan daerah, maka sebisa mungkin harus tepat sasaran dan mencapai target”, pungkasnya.

Eman berharap, dengan terlaksananya rencana rehab gedung SAMSAT Wilayah Kota Bogor tahun depan, akan lebih representatif dalam meningkatkan pelayanan, “Rencananya tahun 2020 mulai dibangun, lokasinya masih disini”, tutupnya.

(indrawan)