Gedung Serba Guna Pasir Mulya Ambruk, Kejari Kota Bogor Segera Mengusut

19

berantasonline.com Bogor

Dengan kejadian Ambruknya bangunan serba guna di RW 06, Kelurahan Pasir Mulya, Kecamatan Bogor Barat, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor segera turun tangan dan akan memanggil pihak kontraktor.

Kasi Intelijen Kejari Kota Bogor, Cakra Yudha Ariwibowo mengatakan, pihaknya sudah mengetahui ada bangunan yang ambruk tersebut.

“Kita akan mengecek ke lapangan dan akan melakukan pemeriksaan, mengumpulkan data terkait ambruknya bangunan itu,” tegas Cakra, Senin (21/9/20).

Ia menegaskan, setelah Kejari selesai mengumpulkan, maka penyelidikan akan dilakukan.

“Kita bakal panggil berbagai pihak untuk dimintai keterangan, terutama kontraktor pelaksana yg melakukan pembangunan itu,” paparnya.

Sebelum ambruknya gedung serbaguna menjadi sorotan anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKS, Dodi Hikmawan.

Dodi menjelaskan, sebelum bangunan roboh, warga sempat mengadukan kepada dirinya untuk mengecek pembangunan yg tengah dikerjakan saat itu.

Menurutnya, warga mengadukan adanya kejanggalan dan ketidak sesuaian dalam pekerjaan bangunan ruang serbaguna dan saluran drainase yg memakan anggaran sebesar Rp.84 juta itu.

“Sebelum roboh memang warga sudah mengadu, dan saat itu saya cek ada ketidak sesuaian,” ujar Dodi, akhir pekan lalu.

Ia menegaskan, pihak ketiga harus memenuhi asas profesionalitas, dari mulai penunjukan hingga pelaksanaan kegiatan harus sesuai anggaran, gambar dan ketentuan-ketentuan yang ada.

“Pada waktu itu memang ditemukaan ada berpotensi penyimpangan ataupun merugikan,” ujarnya.

Menurut Dodi ada beberapa spek dan rancangan yg kurang sesuai, memang karena belum lama dilakukan serah terima, maka pihak pelaksana tender masih memiliki kewajiban untuk pemeliharaan.

“Ya, karena masih masa pemeliharaan. Jadi kontraktor harus bertanggung jawab untuk memperbaiki nya kembali,” jelasnya.

Terlepas dari itu, dia meminta secara tegas dilakukan audit dan memberikan tindakan tegas kepada pelaksana proyek dan pihak-pihak yg terlibat sehingga terjadi hal yg sebenarnya sudah diingatkan sejak awal.

“Untung tidak ada korban jiwa, tetapi bisa dipastikan kejadian seperti ini merugikan masyarakat dan merugikan negara,” tandas Politisi PKS itu.

(Ii S)