Gadis Cilik Warga Kampung Deahe Sitaro Meninggal Tersengat Listrik, PLN Siau Diminta Benahi Jaringan Kabel

201

Sitaro, BERANTAS

Peristiwa memilukan terjadi di Kampung DEAHE, Lindongan 1 Kecamatan Siau Timur Kabupaten SITARO 10/05/2021,sekitar pukul 15.00 Wita naas dialami gadis kecil Syalomitha Sasambe (10) meregang nyawa karena tersengat aliran Listrik.

Peristiwa yang terjadi dirumah Keluarga Lontolawa Kahiking tersebut, akibat tersengat kabel listrik PLN yang melintas diatas rumah.

Kronologis berawal ketika tiga orang anak perempuan Syalomitha Sasambe (meninggal Dunia) 10 Tahun, Gisheril Katuhu 11 Tahun dan Firsa Lontolawa 11 tahun, usai belajar kelompok dirumah Kasih Mangolo, pergi bermain kerumah Lontolawa-Kahiking, sesampainya disana mereka naik ke atap dak rumah untuk bermain Hp sambil foto Selfie, tiba tiba tanpa disadari mereka bertiga terkena setrum dari kabel PLN yang menjuntai diatas kepala yang berjarak sekitar 1 meter.

Menurut Saksi Celi Horonis (50), ia sedang memasak mendengar teriakan anak anak minta tolong dari atap rumah, setelah dicari, ia mendapatkan korban Syalomitha Sasambe sudah tergeletak tak sadarkan diri, lalu membawanya kerumah keluarga Horonis Sumenda untuk diberikan pertolongan.

Selanjutnya bersama sama warga membawa korban ke Puskesmas, namun nyawa Syalomitha Sasambe tidak tertolong lagi.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh dr. Brigita Tompira Syalomitha, korban Sasambe mengalami Sianosis (Kebiruan), nafas sudah tidak ada, dan denyut nadi sudah tidak ada.

Sementara itu korban lainnya bernama Gisheril mengalami luka bakar ditangan sebelah kiri dan lengan sebelah kanan, kemudian korban bernama Firsa Lontolawa mengalami badan lemas akibat shock.

Tim medis merujuk korban luka kerumah Sakit Sawang untuk dilakukan perawatan intensif, sedangkan Jenazah Syalomitha Sasambe dimakamkan sore hari 12/5/2021 di kampung DEAHE Siau Timur.

Atas kejadian ini keluarga korban meminta agar PLN ULP Siau segera melakukan perbaikan jaringan listrik yang sangat membahayakan masyarakat.

Pihak keluarga korban meminta agar PLN ULP Siau secepatnya melakukan pembenahan keberadaan kabel jaringan listrik tegangan tinggi yang membahayakan warga, “Karena bukan kali ini saja terjadi korban sengatan listrik di Kampung DEAHE”, ucap keluarga korban kepada awak media.

(Tampubolon)