Forkind Kokolot Gagas Dibangunnya Monumen Wisata Kota Bogor

43

berantasonline.com Bogor

Sejumlah Kokolot Bogor melalui Forum Komunitas Independent (Forkind) Kokolot Kota Bogor, sebagai paguyuban yg bergerak di bidang pelestarian budaya sunda, kesenian dan sosial, berkomitmen membantu program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pelestarian budaya yg mulai terkikis disebabkan kemajuan zaman.

Ungkapan itu tercetus saat para Kokolot Bogor menyelenggarakan pelantikan kepengurusan baru, Abah Yana kepada Abah H. Bustomi Karim sebagai Pupuhu (ketua) masa bakti periode 2020-2025, Senin (25/7).

Sejumlah kalangan mengharapkan dengan kepengurusan baru, Kokolot Bogor yang bermarkas di Warung Tenda Kuliner, Jalan Raya Sholeh Iskandar, Kota Bogor, kedepannya semakin solid dan eksis.

Prosesi pelantikan pengurus diawali dengan penyerahan pataka Forkind Kokolot Bogor dari Abah Yana kepada Abah H. Bustomi, kemudian dari Abah Eddi Sunkanta kepada Abah Jacky Wijaya sebagai Sekjen, dan dari Abah Ir Agus Iqbal ST kepada Bunda Hj. Aning, sebagai Bendahra Umum.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor Atep Budiman, serta 2 orang Kabid dari Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) masing-masing Opong Sinaga dan Abah Iwan, mewakili Ketua Badan Kesbang, Abah Dadang.

Sekjen Kokolot Bogor, Jacky Wijaya mengatakan, Forkind Kokolot Bogor akan selalu bersinergi membantu Pemkot Bogor, apalagi sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia, Kota Bogor belum memiliki banyak ikon.

“Untuk itu, rencana ke depan banyak ikon yang akan dijadikan monumen di berbagai titik. Kami memiliki keinginan agar Kota Bogor memiliki simbol pariwisata sebagai ciri khas di wilayah tertentu,” ujarnya.

Dikatakan Jacky, Kota Bandung saja sudah memiliki banyak sekali monumen sebagai penanda suatu kawasan wisata. “Kota Bogor kan banyak sekali produsen, pengrajin, dan pembuat makanan khas yg sudah dikenal wisatawan lokal maupun mancanegara, masa kita harus kalah dari mereka, kami sudah memohon dan melayangkan surat permintaan izin ke Disbudpar Kota Bogor untuk membangun monumen wisata di beberapa titik,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam sambutannya, mengapresiasi keberadaan Forum Komunikasi Independent (Forkind) Kokolot Bogor.

Menurutnya, paguyuban tersebut akan sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam pelestarian budaya Sunda.

“Kami ada Perwali Kota Bogor Nomor 55 Tahun 2020 tentang Budaya Sunda. Nanti bisa dibantu untuk disosialisasikan kepada masyarakat,” tuturnya.

Dedie berharap, agar Forkind Kokolot Bogor dapat ikut berperan aktif dalam melestarikan kebudayaan Sunda dan memberikan saran layaknya senior kepada juniornya.

“Silahkan koordinasi dengan Disbudpar, apa yang perlu dilakukan untuk melestarikan kebudayaan Sunda,” harapan Dedie.

Tak lupa, Wakil Walikota mengharapkan Kokolot Bogor untuk turut menghimbau masyarakat dalam penanganan percepatan dan memutus mata rantai Covid 19 di Kota Bogor.

(Ii Syafri)