Empat Musim Gagal Panen Akibat Sawah Tertimbun Pasir Proyek Jalan Rigid Beton

213

berantasonline.com (Krui, Pesisir Barat) – Pauzan, 43 tahun, masyarakat Pekon Way Redak, Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat, mengeluhkan lahan sawah miliknya  yang berada di Pemangku Tiga Pekon itu, tertimbun pasir, bekas pembangunan jalan Rigid Beton dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), tahun 2017 lalu. Akibatnya lahan tersebut sudah  empat kali musim panen, tidak bisa di garap.

“Ya dari hasil sawah ini lah, kami menggantungkan hidup keluarga, sawah saya ga banyak, ditambah sekarang satu petak sawah saya, yang berukuran 30×20 meter itu sudah gak bisa di garap sama sekali, di tutup pasir dari bekas pembangunan rigid beton tahun lalu,” jelas Pauzan kepada berantasonline.com, Sabtu (5/5/2018).

Atas kejadian tersebut, Pauzan merasa sangat di rugikan, padahal saat masih pengerjaan jalan Rigid Beton, Ia sempat membicarakan hal itu kepada pemborong untuk mengeruk pasir yang menutupi sawahnya. Tetapi permohonan Pauzan tidak dilakukan oleh pemborong untuk malah dibiarkan begitu saja.

“Saya minta tolong kepada pihak yang bertanggung jawab, agar sawah saya yang tertimbun pasir itu, di keruk pasir nya, agar lahan sawah bisa saya garap kembali,” ujar Pauzan penuh harap. (Benk)