Dua Jembatan Dibangun Di Jalan Poros Desa Paniis Pandegelang

126
Kepala Desa Paniis dan Staf Perencanaan Desa Yayan

berantasonline.com (Pandeglang, Banten) – Desa Paniis salah satu dari 12 desa di kecamatan Keroncong Kabupaten Pandeglang masuk kategori desa tertinggal, dengan luas wilayah 2.700 hektare dengan jumlah penduduk 1.600 jiwa 12 Rt dan 5 Rw potensi lahan pertanian sawah dan ladang perkebunan masyarakat pada umumnya.

Ketertinggalan desa Paniis diperparah lagi dengan kondisi jalan lingkungan maupun jalan poros desa dalam keadaan memperihatinkan. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan tidak perekonomian masyarakat terhambat.

Kepala Desa Paniis, Ahmad Ikara mengatakan bahwa di lokasi jalan poros desa dalam waktu dekat ini akan segera di bangun 2 titik jembatan dengan menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2018 untuk menghubungkan kampung Nanggor, Kampung Tajur dan Kampung Kubang.

“Pentingnya akses jalan poros desa akan mendorong pertumbuhan ekonomi warga, namun salah satu kendala yang dihadapi warga sementara jalan tidak dapat di lalui kendaraan, menjadi salah satu penyebab masih tingginya warga miskin karena sulitnya transportasi angkutan sehingga kami pemerintah desa akan terus berupaya untuk memajukan pembangunan desalebih baik lagi, kata Ikara kepada berantasonline.com, (6/5).

Yayan Staf Perencanaan Desa Paniis mengungkapkan jalan Nanggor sangat dangkal sepanjang 2000 m x 2,5 m dan jalan kampung Pasir Batu belah sepanjang 750 m x 2,5 m, melihat kondisi jalan tersebut jelas membutuhkan biaya besar untuk membangunnya.

Yayan menjelaskan sementara untuk alokasi dana desa di peruntukan ke jalan lingkungan jenis paving block di Kampung Pasir Kupa, Panjulan, Tajur dan Bantar Wangi di tambah dengan satu unit saluran air bersih (SAB) di kampung Panjulan dan MCK satu unit di kampung Pasir Emad. (Nuri/Rais)