DPRD Sumsel Gelar Reses Tahap 1 di Kabupaten Muratara

31

MURATARA – BERANTAS

6 anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil VIII menggelar reses tahap I tahun 2020 di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (23/3/2020).

Kedatangan anggota DPRD Sumsel ini dalam rangka reses tahap I tahun 2020 ini, disambut langsung oleh bupati muratara Syarif Hidayat berserta jajaranya, kepala OPD dan ketua DPRD muratara di auditoriom lantai 2 Setda muratara.

Reses wakil rakyat di tengah hiruk pikuk Virus Corona (Covid-19) ini menjadi sorotan menyusul instruksi Presiden Joko Widodo tentang pembatasan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Kami tahu sekarang ada Covid-19, tapi reses kami ini sudah terjadwal. Kita semua berharap Kabupaten Muratara zero (nol) dari Covid-19,” kata koordinator reses, Subhan.

Dia menjelaskan, kedatangannya bersama anggota DPRD Sumsel lainnya ke Kabupaten Muratara dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

Anggota DPRD Sumsel menyerap aspirasi dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muratara, serta dari masyarakat di Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Rawas Ulu.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, pihaknya juga menyosialisasikan tentang bahaya dan langkah-langkah pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Fokus kami adalah menyerap aspirasi, baik di bidang pembangunan, pendidikan, dan lain-lain. Terus yang tidak kalah penting adalah sosialisasi terkait Covid-19,” kata Subhan.

Terkait pembangunan prioritas di Kabupaten Muratara tahun 2020 ini, Subhan menyampaikan, salah satunya pembangunan jalan provinsi dari Simpang Terawas sampai Desa Maur.

“Kemudian jalan dari Simpang Biaro sampai Lakitan Musi Rawas. Terus sekolah, ada tiga SMA yang baru saja dinegerikan, itu juga akan menjadi perhatian kita,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Muratara Syarif Hidayat juga berharap kepada anggota DPRD Sumsel untuk mendorong percepatan pembangunan Gardu Induk Kabupaten Muratara.

“Gardu Induk ini sangat kami harapkan, kami mohon dorongannya. Walaupun sekarang di Muratara sudah masuk semua listrik di seluruh desa, tapi apinya kecil,” kata Bupati.

Asisten II Pemkab Muratara, Suharto Patih juga berharap kepada anggota DPRD Sumsel agar mendorong bantuan dana dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Muratara yang masih berstatus daerah tertinggal

“Muratara ini satu-satunya daerah di Sumsel yang masih berstatus tertinggal. Kami minta anggota DPRD Sumsel agar mendorong pemerintah pusat supaya dana yang turun itu lebih banyak dari daerah lain,” katanya.

(Haris)