Ditangkap KPK, Bupati Kolaka Timur Terima Suap Dana Bencana Rp 39 Milyar

75

Jakarta, BERANTAS

Baru saja menjabat selama 3 bulan, Bupati Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Andi Merya Nur tertangkap OTT KPK, Rabu (22/9-2021) dinihari.

Dia dituduh melakukan korupsi proyek dana hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana senilai Rp 39 miliar.

Turut diamankan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab Kolaka Timur Anzarullah.

Dalam Operasi tersebut Petugas KPK berhasil menjaring empat orang lainnya Mujeri Dachri (suami Bupati Andi Merya Nur) dan tiga ajudan masing masing Andi Yustika, Novriandi dan Muawiyah.

Wakil Ketua KPK Nurul Gufron dalam Jumpa Pers Rabu malam mengatakan, berhasil diamankan uang tunai Rp 225 juta. Setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup Andi Merya dan Anzarullah langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga melakukan korupsi dana hibah yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dana sebesar 26,9 Miliar itu dialokasikan untuk rehabilitasi serta rekonstruksi dan Rp 12,1 Miliar merupakan dana siap pakai.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Anzarullah Rabu malam Kamis dalam keadaan tangan diborgol mereka dijebloskan dalam Rutan KPK.

Mereka ditahan untuk 20 hari kedepan guna pengusutan lebih lanjut.

(Meidina Sarah/red.01)