DISKOMINFO PESIBAR AJAK GENERASI MILENIAL JADI GARDA TERDEPAN PENYAMPAIAN INFORMASI AKURAT

57

berantasonline.com (Krui) – Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) pemerintah kabupaten Pesisir Barat mengajak masyarakat khususnya generasi milenial menjadi garda terdepan penyampaian informasi yang akurat dan bertanggung jawab.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Barat Tedi Zadmiko, seraya menjelaskan mengapa Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap banyak kepada Generasi Milenial, karena pada era keterbukaan dan percepatan informasi publik melalui jaringan telekomunikasi saat ini, penggunaan internet, dan lebih khusus lagi media sosial di dominasi oleh generasi Milenial yaitu kelompok umur kelahiran tahun 1980an sampai dengan 2000an.

Disampaikan juga bahwa Diskominfo Pesisir Barat mengharapkan kepada para Netizen untuk dapat lebih selektif dalam menyebarkan ataupun share informasi karena tidak menutup kemungkinan informasi yang kita terima adalah informasi, berita palsu atau lebih dikenal dengan istilah Hoax. Belakangan ini aktivitas pengguna media sosial seakan tidak mengenal batas, layak nya sebuah dunia baru apapun bisa diunggah ke realitas dunia maya untuk menjadi konsumsi para Netizen.

Tidak hanya peristiwa baru, peristiwa dimasa lalu bahkan dapat dikreasikan ulang untuk disebarluaskan seakan itu adalah fakta baru yang layak diketahui publik. Realitas semacam ini tidak hanya merugikan pihak tertentu, tetapi turut menciptakan kebohongan publik hingga menimbulkan keresahan.

Tedi juga memberikan beberapa tips dalam mengidentifikasi mana berita hoax dan berita terpercaya yaitu :
1. Hati hati dengan judul yang bersifat provokatif.
2. Cermati alamat situs.
3. Periksa fakta
diteliti muatan berita merupakan fakta yaitu peristiwa yang terjadi dilandasi kesaksian dan bukti, ataukah hanya bermuatan opini yang dilandasi pendapat yang cenderung bersifat subyektif.
4. Cek keaslian Poto
Dengan cara manfaatkan mesin pencarian google dengan melakukan drag and drop ke kolom pencarian google images. “Diharapkan akan disajikan gambar gambar serupa sehingga dapat diperbandingkan, sehingga kita dapat mengetahui keakuratan sebuah informasi”, pungkas Tedi.

(Benk)