Diduga Ada Penyimpangan Keuangan Negara, Dirut PT Pakuan Jaya Bakal Dilaporkan ke Bareskrim Polri

137

berantasonline.com (Bogor) – Adanya dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa di Pasar Induk Kemang yang dikenal dengan Pasar TU Kemang Bogor, nampaknya bakal berbuntut panjang. Dirut PD Pasar Pakuan Jaya bakal dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Menurut Koordinator LSM Indonesian Fight Corruption (IFC) Aby Surya Simatupang, pihaknya akan melaporkan Direktur Utama PT PPJ Kota Bogor ke Bagian Tipikor Bareskrim Mabes Polri. Dimana menurut keterangan, bahwa PT Atmosfir Kreasi Mandiri selaku pengelola parkir kawasan tersebut sudah membayar uang Rp 700 juta kepada PD Pasar Pakuan Jaya sebagai kontribusi pengelolaan lahan parkir di Pasar TU yang ditandatangani oleh Achmad Lahudin dan Andri Latif sebagai Dirur PD PPJ dengan nomor surat 654-1/BAK.100/PPD PJ /XXI/2017.

Menurut Aby kepada Wartawan, Rabu (26/12), diduga PT Atmosfir Kreasi Mandiri dalam pengelolaan Proyek Parkir tersebut tidak melalui tender. Saat ini PT Atmosfir Kreasi Mandiri telah hengkang dari Pasar TU lantaran terjadi kekisruhan dan adanya penolakan dari para pedagang dan sejumlah supir bongkar muat beberapa bulan lalu yang berujung pada penahanan sejumlah pegawai PT Atmosfir Kreasi Mandiri di Mapolres Bogor.

Sementara itu Direktur Operasional PD PPJ Syuhari mengatakan bahwa Aby Surya Simatupang sebagai Warga Negara Indonesia memiliki hak dan kewajiban untuk melaporkan bentuk tindak pidana korupsi dan sah-sah saja jika ingin melaporkan Dirut PD PPJ, “Namun harus ada bukti sehingga tidak menimbulkan pencemaran nama baik”, ujarnya.

Menurut Syuhari, kerjasama dengan PT Atmosfir itu dilakukan berdasarkan SK Walikota Bogor nomor 591.45-407 tahun 2012 tentang Penunjukan Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor sebagai pengelola Pasar dilingkungan Pemerintah Kota Bogor termasuk pengelolaan parkir serta fasilitas lainnya yang ada dilingkungan Pasar.

(bust)