Demo PKL Pasar Kebon Kembang di Istana Bogor Gagal Total

70

Bogor, BERANTAS

Setelah usulan para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Kebon Kembang tak digubris PD Pasar Pakuan Jaya Raya dan Pemkot Bogor. Kini para PKL “Gempur” Istana Bogor, namun aksi mereka Gagal Total (Gatot) dihadang Paspampres, untuk menyampaikan aspirasi dan aksi protes terhadap kebijakan PD Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) yg menertibkan PKL menggunakan jasa preman Jumat (3/9/2021).

Menurut Ketua DPD IKAPPI Kota Bogor Ely Murni, “Kami merasa didzolimi dan dilecehkan Pihak PD. Psr. Pakuan Jaya, pasalnya kebebasan berusaha merasa dikotomi pihak PD. Kami akan terus memperjuangkan hak-hak kami sebagai masyarakat pedagang kecil, dimana hati nurani mereka”, tegas Ely.

Lanjut Ely, ini perjuangan untuk kesekian kali. Kami tidak akan berhenti memperjuangkan hak-hak para pedagang dan sekaligus ingin menunjukan ketidakmampuan seorang Dirut PD Pasar mengelola pasar, maka dari itu Dirut harus diganti”, ujar Ely berapi-api.

Demo yg semula akan dilukan di depan pintu keluar Istana, akhirnya dialihkan ke Plaza Balaikota Bogor dan diterima Sedakot Bogor Sarifah, nego yg alot hingga perang mulut, Sarifah menyatakan memberi luang waktu satu minggu para pedagang untuk berdagang, pedagang setelah selama seminggu pedagang untuk memilih tempat (kios) untuk berjualan.

Demo didukung Gerakan Mahasiswa Indonesia (GMI) yang diketuai Fera.

(Ii Syafrillah)