Dedie Rachim Pimpin Kwarcab Pramuka Kota Bogor

17

berantasonline.com Bogor

Pasca Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Bogor Ade Sarip Hidayat masuk masa Akhir Bakti telah usai. Kwarcab. Gerakan Pramuka Kota Bogor menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIII di Jbound outbound & edutainment, Bogor Nirwana Residence (BNR), Kota Bogor, Sabtu (10/10/2020).
Muscab kali ini, hanya menghadirkan 21 orang yg merupa kan perwakilan dari enam Kwartir Ranting dan Kwarting Cabang mengingat masih dalam masa Pandemi. Dedie A Rachim akhirnya terpilih menjadi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor periode 2020-2025 menggantikan Ade Sarip Hidayat.
Wali Kota Bogor, Bima Arya mengucap kan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas tujuh tunggul penghargaan yang menjadikan Kwarcab Pramuka Kota Bogor tergiat ke-1 di Jawa Barat.

Bima mengatakan, sejatinya pertahan kan jauh lebih berat dari pada merebut penghargaan. Tak ayal, meski Ketua Kwarcab Pramuka Periode 2015-2020 Ade Sarip Hidayat telah selesai masa kepemimpinannya, ia meminta agar Ade Sarip bisa terus membimbing dan mengarahkan pengalamannya kepada Ketua Kwarcab Pramuka Kota terpilih, yakni Dedie A Rachim.
“Kalau kita pelajari kepengurusan Ade Sarip berjalan maksimal karena dua faktor, yakni ketulusan dan kewenangan. Ketulusan atas dasar kemauan kita mengamalkan Dasa Dharma Pramuka dan kewenangan memadukan mimpi dan program Pemkot dengan kegiatan Pramuka yg dibutuh kan masyarakat,” ujar Bima.
Ketua Mabicab Pramuka Kota Bogor mengingat saat ini pergantian tahun Pramuka turun mengawal, ada kemacetan turun, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor punya program naturalisasi Ciliwung juga turun membantu, karena semuanya didasar kan atas kemanusiaan.
Dia mengaku senang melihat sosok yang tepat yakni ada ketulusan dan kewenangan di Ketua Kwarcab Pramuka terpilih Dedie A Rachim.
“Semoga bisa mempertahankan prestasi yang sudah ditorehkan dan gerakan Pramuka bisa tercatat di sejarah Kota Bogor, apalagi di situasi sulit seperti ini,” tegas Bima.

Di tempat yang sama Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor Periode 2015 – 2020, Ade Sarip Hidayat mengatakan, Muscab ke-XIII kali ini selain untuk mempertang gung jawabkan kepengurusan 2015 – 2020 juga untuk memilih Ketua Kwarcab baru.
Kak Ade sapaan akrabnya teringat ketika sepuluh tahun lalu ia bersama pengurus lain mengurus Pramuka yang dalam mati suri dan berada di urutan tergiat ke-22 se-Jawa Barat.
Pramuka dahulu tidak ada kegiatan, di sekolah tidak tersosialisasikan dengan baik, jumlah peserta didik tidak sebanding dengan jumlah pembina Pramuka yang tersertifikasi dan lainnya.
“Kami gelar pelatihan dan kegiatan-kegiatan lain yang membuat Pramuka tergiat ke-3,” katanya.
Upaya tidak berhenti sampai disitu, ia melanjutkan, pihak nya terus merapikan beberapa catatan yang membuat Kwarcab Pramuka Kota Bogor belum mencapai peringkat satu. Hingga di tahun ini Kwarcab Pramuka Kota Bogor didasar kan ketulusan dan keikhlasan meraih juara satu yang artinya cita-cita menjadi tergiat ke satu telah tercapai.
“Kepengurusan nanti tinggal mempertahan kan juara satu ini. Kita sepakat pengurus Pramuka bukan sekedar mau dan mampu, tapi juga harus punya ketulusan dan otoritas,” pungkasnya. (Ii Syafri)