Cegah Wabah Covid-19, Pemkab Sukabumi Akan Sterilisasi Perbatasan

19

berantasonline.com (Sukabumi) –

Dalam upaya penanganan cegah wabah Covid-19 (Corona) masuk ke Sukabumi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri selaku Ketua Harian Satuan Gugus Tugas melakukan rapat terbatas guna mempercepat penanganan penyebaran Virus Corona di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Jum’at (27/03/2020)

Rencananya Pemkab Sukabumi akan melakukan sterilisasi disetiap perbatasan wilayah dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

“Ini merupakan tindak lanjut dan arahan Pak Bupati (H. Marwan Hamami) untuk segera melakukan penanganan penyebaran wabah corona” jelas H. Iyos Somantri usai memimpin rapat.

Sementara itu Kepala Bidang Komunikasi Publik Herdy Somantri menjelaskan bahwa hasil rapat dan pertemuan tersebut bahwa Kegiatan akan dilaksanakan mulai Hari Senin 30 Maret 2020 dengan sasaran di dua titik yaitu Perbatasan Sukabumi – Cianjur dan Sukabumi – Bogor.

“Alat, bahan dan sarana prasarananya sudah disiapkan di dua titik tersebut hasil rapat kordinasi dengan para kepala Perangkat Daerah tadi”, jelasnya.

Menurut Bima sapaan akrab Herdy, bahwa kegiatan tersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Virus corona ini muncul bukan karena terbang, namun dibawa, jadi Pemkab Sukabumi akan melakukan sterilisasi kepada setiap orang dan kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi”, imbuhnya.

Bima berharap semua masyarakat dapat memakluminya dan mau bekerjasama untuk melawan penyebaran virus corona tersebut.

“Mohon maaf jika perjalanannya terganggu karena ini demi keselamatan kita semua”, tandasnya.

Sementara itu Standar Operasional Prosedur sterilisasi perbatasan yang akan dilaksanakan pada kegiatan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Setiap kendaraan dihentikan oleh petugas (Dishub/ Polisi);
2. Seluruh penumpang diturunkan;
3.Petugas naik ke kendaraan untuk mensterilisasikan Kabin Kendaraan;
4.Setiap penumpang di periksa menggunakan thermometer gun,

“Jika ditemukan suhu badan tinggi (38°C) maka SOP penanganan covid dijalankan, seluruh penumpang diarahkan masuk ruangan sterilisasi kemudian diikuti oleh kondektur dan sopir”, ujarnya.

Lanjut Bima, “Setelah keluar dari ruang sterilisasi, semua penumpang melakukan cuci tangan diikuti oleh kondektur dan sopir kemudian mereka naik kembali ke kendaraan dan petugas akan menghimbau sopir kendaraan untuk memasang hand sanitizer di kendaraannya”, tutupnya.

(Ris/Bi)