Bupati Sukabumi Resmikan Gedung Pos VIII Damkar Sektor Jampang Kulon

171

Berantasonline.com (Sukabumi) – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, sebagai Dinas yang baru harus menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah yang profesional dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat khususnya pada pelayanan pemadaman kebakaran. Demikian disampaikan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami dalam Amanatnya pada Upacara HUT Pemadam Kebakaran ke-99 serta Peresmian Gedung Pos VIII sektor Jampangkulon yang ditandai dengan gunting pita sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Barisan Sukarelawan Kebakaran Sekabupaten Sukabumi, bertempat di Alun-alun Jampangkulon, Senin (02/04).

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri, M., Si. Kadis Pemadam Kebakaran Drs. H. Andi Kusnadi, M., Pd. Kepala Perangkat Daerah, Camat se Eks wilayah VI jampangkulon dan para tamu undangan.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung Pos VIII Sektor Jampangkulon dan pemberian Penghargaan untuk Kategori Instansi Pemerintah dan Perusahaan Swasta yang Memenuhi Standar Manajemen Proteksi Kebakaran juga untuk Kategori Peran Serta Masyarakat Dalam Pencegahan, Pengendalian, Penyelamatan dan Penanganan Kebakaran.

Diresmikannya Pos Pemadam Kebakaran VIII (delapan) Sektor Jampang Kulon adalah sebagai upaya dalam rangka percepatan pelayanan penanggulangan kebakaran kepada masyarakat di wilayah Jampang Kulon, adanya Pos Pemadam Kebakaran VIII (delapan) sangat diperlukan dalam rangka percepatan penanggulangan kebakaran dan Penyelamatan bencana lainnya.

“Dengan adanya Pos VIII (delapan) ini dapat dijadikan tempat sosialisasi dan pendidikan di masyarakat tentang bagaimana cara menanggulangi bahaya kebakaran, sehingga resiko kebakaran bisa kita tekan seminimal mungkin”. Ungkapnya.

Sehubungan dengan penyelenggaraan Pelatihan Pemadam Kebakaran, hal ini dimaksudkan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada Balakar Se-Kabupaten Sukabumi, terkait dengan pencegahan dan pemadaman kebakaran, serta penyelamatan jiwa/evakuasi juga meningkatkan kewaspadaan masyarakat pada umumnya tentang bahaya kebakaran. Oleh karena itu, sangatlah tepat bila ilmu pengetahuan dan strategi pemadam kebakaran dikembangkan melalui Pelatihan semacam ini, sebab menyangkut kepentingan masyarakat luas.

 

“Untuk itu seluruh peserta Pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena dalam melaksanakan pemadam kebakaran terkandung misi sosial kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa raga serta harta benda milik masyarakat” harap Bupati, (Riswan)