Bupati Sukabumi Hadiri Pelantikan Kepala Daerah di Gedung Merdeka Bandung

68

berantasonline.com (Sukabumi) – Berdasarkan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Gubernur Jawa Barat Muhammad Ridwan Kamil yang lebih akrab dipanggil Kang Emil melantik 6 Kepala Daerah Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota bertempat di Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika Bandung, Kamis (20/09).

Pelantikan Kepala Daerah tersebut terdiri dari Kabupaten Bandung Barat, Sumedang, Purwakarta, sementara untuk kotamadya terdiri dari Kota Bandung, Bekasi dan Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat, TNI, POLRI yang telah melaksanakan dan pengamanan Pemilihan Umum dengan tertib, lancar dan aman.

“Inilah semangat masyarakat Jawa Barat yang mencintai tanah pasundan dan harus kita hargai”, jelasnya.

Kang Emil menitipkan pesan kepada Kepala Daerah yang baru untuk menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat.

“Jadilah pemimpin yang mencintai rakyat dan jadilah pemimpin yang melayani rakyat bukan yang dilayani oleh rakyat serta jadilah pemimpin yang membawa kepemimpinan dari sistem didalamnya penuh dengan integritas, kami berharap 5 tahun kedepan tidak ada lagi Kepala Daerah yang harus berurusan dengan urusan hukum, saya sebagai Gubernur akan mengingatkan kita semua untuk saling menjaga diri dari segala hal-hal yang akan menjerumuskan”, tegasnya.

Tak hanya itu, Gubernur pun meminta untuk menggunakan teknologi untuk meningkatkan kualitas SDM.

“Gunakan teknologi dengan proposional, kita adakan peningkatan kualitas SDM sehingga kualitas pelayanan bisa meningkat menjadi sangat profesional”, pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang turut hadir dalam acara pelantikan tersebut mengucapkan selamat atas dilantiknya Walikota dan Wakil Walikota baru di Kota Sukabumi, dirinya berharap kedepan kerjasama pembangunan bisa lebih efektif dijalankan.

“Setiap Pemerintahan harus ada koordinasi, terlebih ini adalah koordinasi percepatan pembangunan antar wilayah, terutama wilayah-wilayah perbatasan yang harus dipikirkan bersama sehingga tidak terjadi perbedaan pembangunan, ini harus menjadi satu kesepahaman dan sinergi dalam perencanaan”, jelasnya.

Lanjut Bupati, kita mengharapkan kedepan dari sisi perencanaan akan lebih sinkron antara Pemerintahan Kota dan Kabupaten.

(Alex/Riswan)