Bupati Bogor Instruksikan Pembatasan Pelayanan Kegiatan Perkantoran Dilingkungan Pemkab

39

Cibinong-BERANTAS

Bupati Bogor Hj. Ade Yasin, memberikan intruksi kepada sekretaris daerah, dan seluruh kepala perangkat daerah, camat, kelurahan, desa serta seluruh direktur BUMD yang ada di Kabupaten Bogor.

Instruksi Bupati Bogor nomor 843/443-TUK tentang Pembatasan Pelayanan Kegiatan Perkantoran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten

Dikeluarkannya instruksi oleh Bupati Bogor tersebut, akibat lonjakan kasus Covid-19 dan munculnya klaster perkantoran di sejumlah dinas.

“Kita keluarkan Intruksi Berdasarkan dari hasil monitoring dan evaluasi harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor terhadap tambahan kasus konfirmasi positif baru yang menunjukkan peningkatan sangat signifikan, terutama di lingkungan perkantoran Pemkab Bogor, jelas Ade Yasin, Sabtu (26/6).

1. Menerapkan Work From Home (WFH) sebesar 75 perseb dan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen;

2. Bagi perkantoran yang pegawainya terpapar Covid-19 mengalami peningkatan secara signifikan, dapat melakukan WFH 100 persen;

3. Bagi yang menerapkan WFH sebagaimana dimaksud dalam diktum 1 dan 2, tetap melaksanakan aktifitas kinerja secara daring dan mengisi LHKP;

4. Khusus Dinas Kesehatan, BPBD, Sat. Pol PP, Dinas
Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas
Lingkungan Hidup dan RSUD pengaturan WFH diatur secara bergiliran oleh Kepala Perangkat Daerah
masing-masing;

5. Bagi perangkat daerah unsur kewilayahan pengaturannya disesuaikan dengan situasi dan kondisi pelayanan kepada masyarakat serta mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah Covid-19 di wilayahnya masing-masing

6. Bagi perangkat daerah yang mengagendakan kegiatan dan/atau mengikuti undangan rapat dinas, agar dilakukan secara daring kecuali hal tertentu atas perintah/izin pimpinan.

7. Untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan, Bintek, Seminar/Lokakarya dan sejenisnya agar dihentikan sementara.

8. Tidak melakukan kegiatan kunjungan kerja keluar daerah dan/atau menerima kunjungan kerja dari luar daerah sampai batas waktu yang ditentukan;

9. Fasilitas gedung perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor sementara waktu tidak digunakan untuk kegiatan oleh pihak lain, kecuali telah mendapat izin pimpinan;

10. Bagi kantor yang di lingkungannya terdapat pegawai yang terpapar Covid-19, agar melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19, antara lain:

a. Melaksanakan Swab Antigen/PCR kepada para pegawai;

b. Melaksanakan Penyemprotan disinfektan
dikoordinasikan dengan Dinkes/Disdamkar/BPBD/PMI;

c. Tetap menerapkan protokol kesehatan dengan cara
menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci
tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer,
menjaga jarak dan menghindari kerumunan yang
berpotensi penularan Covid-19 serta testing, tracking
dan treatment,

d. Saling memberikan penguatan dan dukungan baik moril maupun materil kepada pegawai yang sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan atau melakukan isolasi mandiri dan melaporkan perkembangan kondisinya kepada Satgas Covid-19.

Instruksi ini mulai berlaku pada tanggal 28 Juni 2021 sampai dengan tanggal 5 Juli 2021.

(B.I)