Bupati Agus Istiqlal Tinjau Langsung Pelaksanaan Uji Coba KBM Tatap Muka

110

Berantasonline.com. (Pesisir Barat)

Bupati Kabupaten Pesisir Barat, Agus Istiqlal didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jon Edwar dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Audi Marpi meninjau langsung pelaksanaan Uji Coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Secara Tatap Muka, di SMPN 1 Krui, Senin (07/9/2020).

Di kesempatan tersebut Bupati Agus Istiqlal meminta para guru dan siswa siswi agar tetap semangat dalam mengikuti KBM secara tatap muka. Kegiatan belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19 sendiri merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Pesisir Barat, kata Bupati.

Bupati berharap kegiatan uji coba belajar tatap muka disekolah-sekolah yang ada di kabupaten Pesisir Barat, berjalan aman dan lancar, tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tidak hanya kegiatan belajar mengajar di sekolah saja, bupati juga tak lupa menghimbau kepada seluruh masyarakat Pesisir Barat agar tetap patuh dan taat dalam melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, terutama saat melaksanakan aktifitas diluar rumah,” ini demi kebaikan dan keselamatan kita bersama” harap bupati.

Dijelaskan juga oleh Bupati” kabupaten Pesisir Barat sendiri, sudah berstatus zona hijau dan kita berharap kondisi ataupun status tersebut bisa terus bertahan, dan tidak ada lagi masyarakat di Pesisir Barat yang terpapar wabah Covid-19. Pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kadisdikbud Pesisir Barat, Jon Edwar ditemui saat mendampingi bupati meninjau langsung kegitan belajar mengajar tatap muka di SMPN 1 Krui” mengatakan”Uji coba Kegitan Belajar Mengajar (KBM ) secara tatap muka di masa pandemi Covid-19 , baru dilaksanakan untuk sekolah menengah pertama (SMP). Sedangkan untuk sekolah dasar (SD) kemungkinan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Sekarang kita masih evaluasi hingga satu minggu kedepan, terutama dalam penerapan protokol kesehatan di masing-masing Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Pesisir Barat, karena kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan sangatlah penting, jelasnya. (Benk)