BPBD Kab Bogor Cepat Tanggap Mengatasi Krisis Air Bersih di Kecamatan Rancabungur, Ketersediaan Tandon Jadi Kendala Lambatnya Penyebaran Air

213

berantasonline.com Bogor

Memasuki musim kemarau sejak pertengahan Agustus 2020 membuat sejumlah wilayah Kabupaten Bogor dilanda kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menggunakan armada truk tangki mulai bergerak mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang memerlukan bantuan.

Di Kecamatan Rancabungur misalnya, beberapa hari belakangan ini truk tangki air Tangguh 4 BPBD Kab Bogor Nopol F 9784 F berkapasitas 5000 liter, diterjunkan setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan warga di beberapa desa yang mulai mengalami krisis air bersih.

Ketua Tim Tangguh 4 BPBD, Teguh bersama anggota Dayat dan Adnan, saat dijumpai Wartawan berantasonline.com, Senin siang (7/9) di pool Supplier Air Tirta Himalaya Jl. Atang Senjaya No. 101, mengatakan, air yang diangkut dari pengisian milik PDAM Tirta Kahuripan Kab Bogor tiap harinya hanya dijatah sekali isi, sedangkan kebutuhan bagi warga di Rancabungur lebih dari satu tangki.

“Sehingga kami memerlukan sinergi dengan pengisian air milik swasta diwilayah Rancabungur seperti ini, untuk dapat bersama-sama membantu masyarakat yang kesulitan air bersih”, ujarnya.

Teguh menambahkan, untuk hari ini (Senin 7/9), pasokan air difokuskan bagi warga RW 7 Desa Rancabungur Kecamatan Rancabunugur, “Besok dan seterusnya kami akan menyasar ke desa lain yang juga membutuhkan bantuan air bersih”, pungkasnya.

Langkah cepat tanggap BPBD Kab Bogor tersebut diapresiasi oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, meskipun dalam pendistribusiannya ke tangan masyarakat tergolong lambat tersebar, akibat tidak tersedianya penampungan/tandon air berkapasitas besar.

“Semestinya para Kades maupun Camat bisa berperan untuk menyiapkan tandon besar di tiap titik kampung yang kekeringan, truk tangki BPBD tidak perlu lama mengisi ember-ember milik warga karna prosesnya memakan waktu berjam-jam, cukup ditampung saja dulu ke tandon kemudian truk tersebut bisa pergi lagi mengambil air untuk kampung lain yang juga membutuhkan, dengan begitu bantuan air bisa cepat tersebar dalam waktu singkat ke seluruh kampung yang kekeringan, jadi warga tinggal antri mengambil air dari penampungan yang sudah terisi penuh”, ujar Sekretaris Ormas BPPKB Banten DPAC Rancabungur Achmad Hidayat memberikan saran.

(Indrawan)