Bima Arya Balik Arah Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin

175

berantasonline.com (Kota Bogor) – Walikota Bogor terpilih yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Jum’at malam (12/4) menyatakan arah dukungannya kepada Capres/Cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres tanggal 17 April 2019 yang tinggal lima hari lagi.

Sebagaimana diketahui bahwa Partai Amanat Nasional merupakan Partai Koalisi Pendukung Prabowo-Sandiaga Uno, namun Bima Arya telah menentukan pilihan lain mendukung pasangan petahana Joko Widodo-Ma’ruf, menyusul sikap Waketum PAN lainnya Bara Hasibuan.

Dalam acara SpeakUp #Satu suara yang digelar para pendukung Jokowi di Gedung Puri Begawan Jl. Pajajaran Bogor itu, hadir Politikus PDIP/Anggota DPR RI Budiman Sujatmiko, Politikus Partai Nasdem Wanda Hamidah, dan Ustadz kondang Yusuf Mansyur.

Bima Arya Sugiarto pada tanggal 7 April 2019 lalu mengakhiri masa bhakti pertamanya sebagai Walikota Bogor (2014-2019) dan sedang menjalani istirahat sementara sambil menunggu pelantikannya yang kedua sebagai Walikota Bogor terpilih bersama Wakil Walikota Bogor terpilih Deddi A Rachiem setelah pelaksanaan Pilpres mendatang.

Dalam Pidato kampanyenya, Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Makruf Amin, Budiman Sujatmiko antara lain mengatakan Indonesia tidak boleh kembali kemasa Orde Baru.

“Indonesia kedepan harus naik kelas, dan menjadi lebih baik. Kita harus melewati Ujian Nasional dan kita harus naik kelas. Apakah sebagai bangsa kita akan naik kelas ?”, ujar Budiman dengan nada tanya.

Budiman mengungkapkan betapa pengalamannya saat menjadi aktifis melawan Pemerintahan Otoriter Soeharto pada jamannya. Pada saat itu rakyat dibuat bungkam dan tidak boleh sama sekali mengkritik Pemerintahan.

“Kalaupun melayangkan keritiknya maka hanya akan ada 3 B sebagai pilihannya yakni Bui, Buang dan Bunuh”, kata Budiman yang pernah merasakan pahitnya dalam penjara dimasa Soeharto berkuasa.

(bust)