Belum Berizin, Perataan Tanah di Desa Tangkil Babakan Madang Dihentikan

118

berantasonline.com (Bogor) – Kegiatan cut and fill (perataan tanah) secara membabi buta di Desa Tangkil Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor dihentikan, mengingat kegiatan tersebut tidak mendapat rekomendasi dari Pemerintah Desa Tangkil dan Kecamatan Babakan Madang.

Ketua Umum DPP LSM Pengembangan Aspirasi Rakyat (PAR) Khotman Idris, Jum’at (6/4), selaku Kuasa Pemilik Lahan 400 hektar dilolasi Desa Tangkil kepada berantasonline.com menjelaskan, bahwa akibat perataan dan pengangkutan tanah tanpa ada rekomendasi dari pemilik lahan, Pemerintah Desa, dan Kecamatan, telah menimbulkan kerusakan jalan dan taman.

Dikatakan Khotman, kegiatan cut and fill tersebut dilaksanakan oleh grup SR dan grup TLW, sedangkan grup Yan belum beroperasi.

Maraknya kegiatan perataan tanah di Desa Tangkil ini, menurut Khotman, diduga akibat ulah biong tanah sehingga mereka memperoleh SPK.

“Pembahasan mengenai penghentian kegiatan perataan tanah dilokasi ini, telah dibahas dalam pertemuan dengan Camat Babakan Madang Budi dan Kapolsek Babakan Madang Wawan”, ujarnya.

Rapat pembahasan penghentian kegiatan cut and fill.

Ditambahkan Khotman, dalam lokasi tersebut ada juga kegiatan pemecahan batu yang dilakukan oleh H. Aceng yang diambil dari lokasi perataan tanah.

“Persoalan kegiatan perataan tanah oleh pengusaha tersebut selanjutnya akan kami bawa ke ranah hukum dan Pengadilan Tata Usaha Negara”, tegas Khotman Idris. (red.1/KI)