Bantuan Sosial Pangan di Beji Timur Hari Ini Dibagikan

142

Depok, 16/02/2021.

Kembali E.Warong Dahlan 68, yang beralamat di Jln KH Ahmad Dahlan no.68, Beji timur, Kecamatan Beji kembali membagikan sembako secara rutin untuk bulan Februari pertanggal lima belas dan enam belas.

Dihari pertama pembagian para keluarga penerima bantuan sudah datang dan antri dari jam 06.00 padahal e.Warong buka jam 07.00 pagi.
Lain halnya dihari kedua justru lebih lengang sehingga para pengurus bisa santai dalam mengatur pembagian sembako tersebut.

Sembako yang dibagikan terdiri dari 10 kg beras, 20 butir telor, 1 kg jeruk dan 1/2 kg kacang tanah, yang akan dibagikan kepada keluarga Penerima Manfaat (PKH), keluarga Penerima Sembako yang berjumlah 410 keluarga.

Ini jadwal Penyaluranan BSP Sembako Bulan Februari 2021.

Senin, 15-02-2021, jam 07.00 s/d 11.00
001 : 07.00 s/d 08.30
RW 002 : 08.30 s/d 10.30
RW 004 : 10.30 s/d 11.00

Selasa, 16-02-2021, jam 07.00 s/d 10.30
RW 005 + RW 007 : 07.00 s/d 08.30
RW 003 : 08.30 s/d 09.00
RW 006 : 09.00 s/d 10.30

Dalam hal ini Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menentukan anggaran alokasi untuk bantuan sosial ( bansos) pada 2021 sebesar Rp 50,7 triliun.

Rinciaannya meliputi Rp 28,71 triliun untuk 10 juta keluarga Program Keluarga Harapan ( PKH), Rp 12 triliun buat 18,8 juta keluarga penerima Program Sembako, dan Rp 12 triliun buat 10 juta keluarga penerima Bansos Tunai (BST)

Penyaluran bansos pada Januari 2021, Kemensos menargetkan penyaluran PKH untuk 10 juta keluarga setiap tiga bulan sekali dan Kemensos menyalurkan bansos sebesar Rp 7,17 triliun.

Kemudian, Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai disalurkan kepada 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp3,76 triliun.

Lalu, Bansos Tunai bagi 10 juta keluarga Rp 3 triliun dengan anggaran pada Januari sebesar Rp 13,93 triliun.

Lebih lanjut, Risma menjelaskan, pihaknya rutin menyampaikan informasi dan arahan agar bantuan digunakan tepat guna sesuai peruntukannya, yaitu melalui publikasi, leaflet, sosialisasi, dan edukasi oleh petugas bank dan PT Pos.

Pemanfaatan Program PKH, yakni untuk peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, mengurangi beban keluarga, kebutuhan dasar modal usaha, dan ditabung. PKH disalurkan tiga bulan sekali (Januari, April, Juli, Oktober).

Sementara itu, Program Sembako digunakan untuk pembelian di e-Warong dan memenuhi kebutuhan pangan. Program ini diserahkan dalam bentuk bantuan pangan non tunai dengan nilai bantuan Rp 200.000.

Kemudian, pemanfaatan BST senilai Rp 300.000 per kepala keluarga (di luar penerima PKH dan Program Sembako) ditujukan untuk membeli kebutuhan pokok/bahan makanan berupa beras/jagung, lauk pauk, sayur mayur, dan buah.

Dalam penjelasannya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menentukan anggaran alokasi untuk bantuan sosial ( bansos) pada 2021 sebesar Rp 50,7 triliun.

Dengan rincian sebagai berikut, Rp 28,71 triliun untuk 10 juta keluarga Program Keluarga Harapan ( PKH), Rp 12 triliun buat 18,8 juta keluarga penerima Program Sembako, dan Rp 12 triliun buat 10 juta keluarga penerima Bansos Tunai (BST).

Program bansos tersebut mencakup 34 provinsi di Indonesia,

Penyaluran bansos pada Januari 2021yang lalu, Kemensos menargetkan penyaluran PKH untuk 10 juta keluarga setiap tiga bulan sekali dan menyalurkan bansos sebesar Rp 7,17 triliun.

Kemudian, Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai disalurkan kepada 18,8 juta keluarga dengan anggaran Rp3,76 triliun.

Lalu, Bansos Tunai bagi 10 juta keluarga Rp 3 triliun dengan anggaran pada Januari sebesar Rp 13,93 triliun.

Risma menjelaskan, pihaknya rutin menyampaikan informasi dan arahan agar bantuan digunakan tepat guna sesuai peruntukannya, yaitu melalui publikasi, leaflet, sosialisasi, dan edukasi oleh petugas bank dan PT Pos.

Pemanfaatan Program PKH, yakni untuk peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan anak, mengurangi beban keluarga, kebutuhan dasar modal usaha, dan ditabung. PKH disalurkan tiga bulan sekali (Januari, April, Juli, Oktober).

Sementara itu, Program Sembako digunakan untuk pembelian di e-Warong dan memenuhi kebutuhan pangan. Program ini diserahkan dalam bentuk bantuan pangan non tunai dengan nilai bantuan Rp 200.000.

Kemudian, pemanfaatan BST senilai Rp 300.000 per kepala keluarga (di luar penerima PKH dan Program Sembako) ditujukan untuk membeli kebutuhan pokok/bahan makanan berupa beras/jagung, lauk pauk, sayur mayur, dan buah.

Achmad Hudori