Bantu Evakuasi Korban Lion Air JT610, Lanud ATS Kirim 2 Helikopter dan Tim Penyelam

65

berantasonline.com (BOGOR) – Lanud ATS Kemang Kabupaten Bogor mengirimkan bantuan dua pesawat heli untuk mengevakuasi korban pesawat jatuh milik maskapai Lion Air JT 610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Kabupaten Karawang.

Komandan Lanud ATS Marsekal Pertama Erwin Buana Pratama mengatakan pagi tadi jajarannya sudah mengirim dua helikopter jenis Caracal dan Bolcow.

“Tadi pagi pukul 08.30 Wib helikopter jenis Bolcow beserta 8 personil tim Basarnas TNI Angkatan Udara (AU) berangkat dari Lanud ATS menuju lokasi pesawat Lion Air yang jatuh di Tanjung Karawang, lalu disusul satu jam kemudian helikopter Caracal dengan 4 personil tambahan,” kata Marsekal Pertama Erwin Buana Pratama, Senin (29/10/2018).

Setelah kecelakaan pesawat milik maskapai Lion Air, dia mengaku langsung dipanggil ke Markas Besar (Mabes) TNI di Jakarta untuk berkordinasi dalam operasi penyelamatan.

“Saat ini TNI, Basarnas, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan lainnya masih terus berkordinasi agar operasi penyelamatan berjalan maksimal, tim ada yang bekerja di Kabupaten Karawang, Jakarta dan Tanjung Pinang,” terangnya.

Komandan Wing Lanud ATS Kolonel (Pnb) Bambang Juniar menambahkan, tim Basarnas TNI AU yang diterjunkan disiagakan atau ditugaskan di lokasi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Kami siap melaksakan perintah panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hingga batas waktu yang ditentukan karena tim Basarnas TNI AU berada di bawah perintah beliau,” tambah Kolonel (Pnb) Bambang.

Dia melanjutkan hingga saat ini baru dua tim yang diterjunkan dalam operasi penyelamatan pesawat milik maskapai Lion Air, namun apabila dibutuhkan Lanud ATS akan mengirimkan pasukan dan helikopter tambahan.

“Apabila masih dibutuhkan bantuan personel dan hekikopter tentunya atas perintah panglima TNI kami siap melaksanakan perinthah tersebut. Tim Basarnas TNI AU yang kami kirim ke lokasi sendiri beberapa diantaranya memiliki keahlian khusus seperti menyelam hingga kedalaman tertentu hingga kami yakin bisa membantu tim dalam menemukan pesawat maupun penumpangnya,” lanjutnya.

(DG79)