Bansos Tunai Rp 300 Ribu Dari Pemerintah Dihentikan Mulai September 2021

46

Jakarta, BERANTAS

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan pihaknya menghentikan bansos tunai (BST) Rp300 ribu untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.

Bantuan Sosial tunai (BST) resmi dihentikan mulai September 2021.
Penghentian tersebut sesuai dengan rencana awal memperpanjang BST selama dua bulan selama Juli hingga Agustus akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Semula Kemensos hanya berencana memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) hanya selama empat bulan, yakni Januari hingga April 2021.

Program kemudian diperpanjang hingga Agustus karena kebutuhan bansos masih tinggi mengingat pemberlakuan pembatasan mobilitas.

“Tidak (penyaluran BST tidak dilanjutkan), hanya dua bulan (diperpanjang) karena ada PPKM darurat Mei-Juni,” ujar Risma saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/09/2021).

Memang sebelumnya Risma pernah mewacanakan mengevaluasi kembali perpanjangan bansos tunai Covid-19. Kini roda perekonomian masyarakat sudah mulai bergerak meski masih masa PPKM saat ini, alasan Risma.

“Kan, enggak bisa kemudian semua bantuan dibebankan ke pemerintah. Dulu diberikan dalam rangka keterbatasan gerak karena ada PPKM,” kata Risma pada Agustus yang lalu.

Sebelumnya bansos tunai diberikan pemerintah lewat Kemensos selama masa PPKM darurat. Besaran BST senilai Rp300 ribu yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia ke penerima bantuan. Total sebanyak 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat BST.

Kemensos juga pernah memberikan bansos PPKM berupa beras untuk warga terdampak covid-19 di Jawa-Bali pada periode Juni-Agustus lalu.

Kini Kemensos memberikan bantuan hanya pada dua program yakni program reguler yaitu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

(Red. 10/Hudori)