Anggota Pramuka Agam Harus Jadi Pejuang Pemutus Rantai Penularan Covid-19

32

berantasonlene.com Agam Sumbar

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan pramuka Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun berharap gerakan pramuka se-Kabupaten Agam berperan di tengah pandemi Covid-19.

Anggota pramuka diharapkan menjadi pejuang pemutus mata rantai Covid-19 di daerah setempat.

“Kita berharap pramuka hendaknya memahami situasi Covid-19 yang makin hari makin mengkhawatirkan Pramuka diharapkan bisa berpartisipasi dalam memutus mata rantai Covid-19,” ujarnya saat melantik pengurus Manjelis Pembimbing Ranting secara virtual, Selasa (13/10/2020).

Dipaparkan Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun, dalam satu bulan terakhir status Kabupaten Agam mengalami grafik naik turun.

Kabupaten Agam menjadi daerah nomor dua kasus tekonfirmasi Covid-19 terbanyak setelah Kota Padang.

“Daerah kita selalu bertengger di perikat kedua, bahkan kasus positif sudah mencapai angka 800, saat ini Agam menyumbang 10 persen kasus Covid-19 di Sumatera Barat,” ungkapnya.

Menurutnya, pelantikan pengurus pramuka di tengah pandemi Covid-19 memberi warna tersendiri sekaligus menjadi ikrar untuk berperan memutus mata rantai Covid-19.

Pihaknya berharap gerakan pramuka menjadi salah satu ujung tombak dalam memerangi wabah Corona.

Drs. Martias Wanto Dt. Maruhun mewanti-wanti gerakan pramuka untuk tidak membuat kegiatan yang mengundang kerumunan.

Dikatakan, selama pandemi Covid-19 kegiatan gerakan pramuka harus memenuhi kaidah protokol kesehatan.

“Pramuka harus menjadi contoh terdepan, mengajak generasi muda untuk sama- sama menjadi penjuang Covid-19 di Agam,” katanya.

Ditengah pandemi Covid-19, gerakan pramuka Kabupaten Agam diingatkan untuk tetap menjalankan tujuan membentuk manusia berkarakter. Pihaknya menilai, selama pandemi Covid-19 karakter generasi muda di daerah setempat sedikit mengalami pergeseran.

“Untuk itu, pramuka harus mengambil sikap dengan tetap mengedapkan misi membentuk manusia berkarakter di tengah pandemi Covid-19,” ajaknya.

Selain itu, pihaknya juga berharap anggota pramuka di Kabupaten Agam dapat menjadi penawar ditengah-tengah masyarakat. Anggota pramuka diminta untuk memberikan solusi yang tidak menimbul keresahan di tengah masyarakat.

“Seorang anggota pramuka harus bisa menjadi penawar, orang yang bisa memberi solusi, baik di pemilukada yang berlangsung maupun persoalan Covid-19,” ujarnya berharap.

(Bj.Rahmat)