Alumni SMAN 26 Jakarta, Adakan Sumpah Pemuda Fun Bike

23

Jakarta, BERANTAS

Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 93, alumni SMAN 26 yang beralamat di Jln Tebet Barat No., Jakarta Selatan.

Mengadakan lomba goes sepeda antar alumni SMAN, acara diadakan selain menyambung tali silaturahmi sesama alumni SMAN 26 saja, akan tetapi mengenang sejarah sumpah pemuda yang dilakukan oleh pelajar – pelajar Indonesia pada masa lampau.

Lomba goes sepeda diadakan pada tanggal 24 Oktober 2021, jam 06.00 WIB hingga selesai.

Lomba dibatasi hanya 60 peserta dan tidak dipungut biaya.

Lomba dimulai dari halaman SMAN 26 menuju taman pahlawan Kalibata, setelah istirahat sejenak peserta kembali ke SMAN 26 Tebet dilanjut dengan makan siang dan sholat Zuhur berjama’ah, setelah itu acara ramah tamah sesama alumni dari semua angkatan.

Untuk mengingat kembali sejarah berdirinya Sumpah Pemuda, inilah sekelumit sejarahnya :
Pada tahun 1926 merupakan awal dari peristiwa sejarah lahirnya sumpah pemuda 1928. Mulanya berawal dari para tokoh PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajara Indonesia) serta para cendekiawan yang mengemukakan idenya mengenai masalah untuk menyatukan seluruh organisasi berbasis pemuda yang ada di Indonesia.

Pertemuan yang diadakan telah berlangsung selama 1 tahun sejak tahun 1926, hingga akhirnya diperoleh hasil tepat pada tanggal 20 Februari 1927.

Tepat pada bulan Mei tahun 1928 pertemuan diadakan kembali dan berlanjut pada pertemuan selanjutnya tanggal 12 Agustus 1928 yang merupakan pertemuan terakhir. Pertemuan terakhir tersebut juga dihadiri oleh seluruh barisan organisasi pemuda yang ada di Indonesia. Dari pertemuan tersebut akhirnya dihasilkan keputusan yakni akan diadakan Kongres pada bulan Oktober mendatang. Sementara itu, untuk susunan panitianya adalah masing-masing organisasi memiliki satu jabatan.

Sejarah lahirnya sumpah pemuda 1928 dilanjutkan dengan menyusun panitia kongres pada bulan Agustus yang semua organisasi pemuda juga terlibat di dalamnya. Selain organisasi PPPI, organisasi lain juga terlibat, diantaranya seperti Jong Java, Jog Celebes, Jong Soemantranen Bond, dan organisasi lainnya. Sementara itu, tokoh-tokoh yang juga terlibat di dalamnya adalah J. Leimena, Muhammad Yamin, serta Sugondo Djojopuspito.

Peristiwa Sejarah lahirnya sumpah pemuda 1928 tersebut juga mengungkapkan bahwa kongres pemuda yang terjadi berlangsunG dalam kurun waktu 2 hari, yakni tepat pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928. Lagu Indonesia Raya yang merupakan ciptaan dari W.R Supratman merupakan salah satu lagu kebangsaan yang juga dinyanyikan saat penutupan rapat. Namun bedanya lagu tersebut hanya dimainkan instrumennya saja.

Dari hasil kongres tersebut akhirnya dihasilkan sebuah rumusan Sumpah Pemuda. Moehammad Yamin merupakan penulis dari teks Sumpah Pemuda ini. Rumusan Sumpah Pemuda itu juga telah disetujui oleh Soegondo Djojopuspito yang merupakan ketua dari kongres ini. Rumusan Sumpah Pemuda ini akhirnya dibacakan oleh Soegondo, dan Moehammad Yamuin pun juga turut berperan memberikan keterangan secara detail.

Isi dari Teks Sumpah Pemuda tersebut, yaitu: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

(Red.10-Hudori)