Aliansi Budayawan Sunda Nyatakan Mosi Tidak Percaya Pada Pemkot Bogor

93

Bogor, BERANTAS

Para Budayawan Aliansi Sunda Bogor yg dikoordinir Ki Cep Torik mengeluarkan Pernyataan Keras terhadap Pemkot Bogor dalam hal komersialisasi Kebun Raya Bogor (KRB) yg dikelola pihak swasta/Glow.

Dalam pernyataannya Ki Cep Torik di pendopo Kasundaan Muara Sari, Bogor Selatan, Minggu malam (31/10) mengatakan, “Saya sudah tidak percaya pada Pemkot Bogor yg dipimpin Bima Arya, yang membiarkan Aset Budaya Karuhun diambil alih pada Swasta, dan Pemkot Bogor tidak memihak Budayawan Sunda yg sedang memperjuangkan Aset Kearifan Lokal Sunda yang menjadi Kebanggaan Orang Bogor kum’na Orang Sunda Jawa Barat bahkan diakui Dunia sebagai Aset luluhur orang sunda”, paparnya.

Ki Cep Torik menambahkan, Pemkot Bogor tutup mata dan seolah olah membiarkan aset luluhur kita diambil alih pihak swasta dan dijadikan tempat wisata malam dengan remang-remanh lampu yg akan merusak ekosistim habitat dan keasrian hutan kota yg selama ini kita banggakan.

“Kami dari Aliansi Budayawan Sunda sudah tidak percaya pada Bima dengan pernyataannya seolah olah lempar batu pada pihak lain, dan tidak memiliki ketegasan untuk mendukung perjuangan kami untuk mempertahankan Kebun Raya Bogor sebagai aset kebanggaan peninggalan luluhur kami. Kami Budayawan Kasundaan dengan ini menyatakan Mosi tidak percaya pada pihak Pemkot Bogor”, katanya.

“Selanjutnya kami akan mendatangi DPRD Kota Bogor sebagai Wakil Rakyat Bogor untuk menolak PT.Glow”, ujarnya.

(Ii Syafri)