Abuya Busyro Kariem Apresiasi Pembentukan Kampung Tangguh Semeru di Sumenep

38

berantasonline.com SUMENEP

Pemerintah Kabupaten Sumenep mengapresiasi pemerintahan desa dan masyarakat yang rajin dan giat berinovasi membentuk kampung atau desa tangguh semeru, untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

Menurut Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, gerakan gotong royong masyarakat untuk membangun desa atau kampung tangguh sangat baik, karena sudah beberapa desa telah membentuk kampung tangguh.

Bahkan seluruh desa sudah siap dan dalam proses pembentukan kampung tangguh. ,”untuk itu kami acungi jempol dan mengapresiasi kesadaran masyarakat menciptakan kampung tangguh di daerahnya,” kata Bupati Senin (17/06/2020).

Bupati berharap, dengan kampung tangguh itu mengedukasi kesadaran masyarakat agar memiliki pemahaman yang cukup untuk mengenali, mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sebab imbuhnya, untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona adalah perilaku masyarakat sebagai benteng utama dalam penanganan dan pencegahannya, mengingat penularannya sangat cepat.

“Seluruh elemen masyarakat harus bahu membahu, bekerja sama memberikan perhatian guna memutus mata rantai penularan Virus Corona, supaya wabah virus itu segera selesai sehingga Kabupaten Sumenep tetap aman,” imbuhnya.

Pada kegiataan tersebut, Bupati menandai peresmian kampung tangguh di Desa Lobuk Kecamatan Bluto dengan menggunting pita didampingi Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriyadi, S.I.K, M.I.K, Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf. Ato Sudiatna dan kepala desa setempat.

Usai meresmikan kampung tangguh di Desa Lobuk bersama rombongan, dilanjutkan meresmikan kampung tangguh di Desa Gapurana Kecamatan Talango.

“Kami harapkan perangkat desa dan relawan selalu mengajak masyarakat disiplin mematuhi peraturan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di daerahnya,” pungkasnya.

(aln/mam)

Ket gambar : Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si