85 Warga Keracunan Tutut, Walikota Bogor Tetapkan KLB

261

Berantasonline.com (Bogor) – Sebanyak 85 warga keracunan massal akibat makan keong sawah (tutut) di 3 RT Kampung Sawah yakni RT 01,02,05 RW 07, Kelurahan Tanah Baru, Bogor Utara, Sabtu (26/05), ditetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB).

PLT Walikota Bogor, Usmar Hariman bersama Kedinkes Kota Bogor Rubaeah ketika meninjau ke lapangan menyebutkan, warga yang mengalami keracunan dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit.

Usmar Hariman mengatakan, semua warga yang keracunan bisa di atasi dengan baik dan langsung mendapatkan perawatan,kasus KLB ini baru pertama kali terjadi di Kota Bogor ungkapnya.

“Kadinkes Kota Bogor Rubaeah menjelaskan, warga yang keracunan makanan mengalami gejala mual-mual pusing diare serta demam tinggi,kondisi tersebut dialami setelah warga mengkonsumsi tutut.

Hasil diagnosa beberapa warga yang dirawat maupun yang diperiksa di rumah sakit,diduga disebabkan oleh tutut yang dimakan saat berbuka puasa. Untuk mengetahui penyebab pasti keracunan sampel makanan tutut yang dikonsumsi warga dikirim ke laboratorium Labkesda Dinas Kesehatan dan Propinsi, jelasnya.

“Kepala Puskesmas Bogor Utara Dr.Oki Kurniawan mengungkapkan, warga positif mengalami keracunan akibat bakteri, jenis bakteri apa yang terkandung masih dalam analisa di laboratorium.

Dijelaskan, bisa bakteri E.COLY atau bisa jadi bakteri yang lebih parah lagi,karena dilihat masa inkubasinya mencapai 24 jam setelah mengkonsumsi tutut,kejadian keracunan massal ini baru pertama kali terjadi dalam jumlah besar sebanyak itu ujarnya.(Dan/Not/Sam).