64 Karyawan Kilang Minyak Anambas Kepri Terpapar Covid 19

200

berantasonline.com ( Kepulauan Riau)

Setidaknya sebanyak 64 orang terpapar covid 19, mereka adalah karyawan pekerja kilang minyak dan gas bumi Premeir Oil di Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau.

Premeir Oil merupakan Perusahaan migas yang berpusat di Inggris, adanya kasus terpaparnya karyawan Premeir oil tersebut pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memperketat pengawasan dipintu masuk di Bandara Matak.

“Kami sedang meminta data yang mendetail dari Premier Oil tentang berapa yang sudah dikirim ke Jakarta”, ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar, Minggu (30/8-2020).

Para pekerja kilang lepas pantai di Anambas kebanyakan bekerja dengan sistem kloter, biasanya mereka diberangkatkan menggunakan pesawat dari Jakarta lalu transit di Bandara Matak di Pulau Matak, sebelum diangkut ke kilang lepas pantai di Laut Anambas.

Di Indonesia, perusahaan ini memiliki kilang di lepas pantai di Blok Andaman I dan II di Aceh serta di Blok A Laut Natuna di Anambas. Gas yang ditambang di Anambas didistribusikan ke Singapura.

Pelalsana Tugas Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Susana Kurniasih mengatakan, hingga kini ada 64 pekerja yang positif Covid 19, sebanyak 21 orang pekerja Premier Oil dan 43 pekerja subkontraktor.

“Operasi kilang tetap berjalan normal, yang dilapangan semua pekerja sehat”, ujar Suzana.

Semua pekerja Premier Oil yang positif Covid 19 dimasukkan dalam data pasien covid 19 Jakarta, bukan dalam data Anambas.

Menurut Sekda Kepulauan Anambas Sahtiar, Anambas sendiri masih dinyatakan nol kasus positif.

(Jbr/red.1)