52 PMKS Terjaring Razia Gabungan Kecamatan Bogor Tengah

19

Bogor, BERANTAS

Puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yg berkeliaran di jalanan, terjaring razia petugas gabungan Pemerintah Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogot dibantu TNI-Polri.

Dalam razia tersebut, terjaring sedikitnya 52 PMKS, mereka digiring untuk divaksin yang ke dua sentra vaksin yg sediakan pihak Kecamatan Bogor tengah yakni di Kelurahan Ciwaringin & Sempur untuk disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.

Camat Bogor Tengah, Abdul Wahid menjelaskan razia vaksin PMKS baru pertama kali dilaksanakan di Kota Bogor. Hal itu lantaran hingga kini vaksinasi sama sekali belum menyentuh PMKS.

“Ada beberapa titik yg dirazia, yakni Sawojajar, Air Mancur, Merdeka, Jembatan Merah, Pasar Bogor, Simpang Lodaya dan Simpang VIP. Kami menurunkan sebanyak 40 personel,” ujar Wahid saat dihubungi Jumat (3/9/2021)
Wahid mengatakan, awalnya para PMKS itu pada takut, namun setelah diberikan sosialisasi mereka (para PMKS-red) paham dan tidak ada penolakan. Dijelaskannya bahwa vaksinasi bagi PMKS harus dilakukan lantaran mereka rentan tertular dan menulari Covid-19.
“Tidak ada penolakan, mereka (PMKS) semua bersedia divaksin. Vaksinasi itu penting karena mereka kan bersentuhan dengan banyak orang di jalan. Kemudian, gaya hidup yang kurang sehat,” jelasnya.
Wahid, “para PMKS tak hanya sekedar diberi vaksin, tetapi juga diberi bantuan beras sebesat 5 kg dari TNI-Polri. “Dengan adanya bantuan ini ada PMKS yang datang secara sukarela ke sentra vaksin,” ujarnya.

Wahid menegas – kan bahwa 50 persen PMKS yg terjaring vaksinasi berasal dari luar daerah seperti Wonosobo, Kuningan, Garut, Kabupaten Bogor & wilayah lainnya. “Hanya saja mereka tak memiliki KTP, rata-rata sudah tinggal selama setahun,” tegasnya.
Wahid berujar, untuk dosis kedua bagi PMKS, pihaknya sudah melakukan pendataan, akan melakukan jemput bola kepada para PMKS.
Wahid mengatakan, pada vaksinasi Kamis (1/9/21) pihaknya diberi 520 dosis dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Sedangkan target vaksinasi Bogor Tengah sendiri mencapai 68.896 orang dari total 73.074 warga usia 12 tahun ke atas.
“Kalau yg sudah tervaksin ada 53.063 itupun data per 30 Agustus,” Imbuhnya.

Anggota Komisi IV DPRD, Akhmad Saeful Bakhri mengapresiasi inisiasi vaksinasi PMKS yg dilakukan oleh Kecamatan Bogor Tengah. Ia menilai ini merupakan kebijakan konkret yg harus dilakukan oleh dinas terkait.
“Saya mengapresiasi langkah Camat Bogor Tengah. Harusnya hal seperti ini dipelopori oleh OPD terkait. Jangan bisanya hanya saling lempar tanggung jawab,” ujarnya yg akrab disapa Gus M. Politisi PPP ini menuturkan bahwa Pemkot Bogor memprioritaskan vaksinasi terhadap PMKS dikarenakan mereka memiliki hak layanan kesehatan yg sama dengan warga lainnya. “Harus diprioritas- kan, jangan dipandang sebelah mata,” pungkasnya.(Ii Syafri)