4 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bupati Sumenep Instruksikan Tarawih Dirumah

99

Berantasonline.com Sumenep

Pemerintah Daerah Sumenep telah lakukan upaya pencegahan terhadap wabah ganas covid-19. Tetapi mangawali Ramadhan pertahanan dizona hijau meledak menjadi zona merah.

Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim dalam konfrensi pers mengimbau kepada seluruh masyarakat Sumenep agar pelaksanaan salat tarawih dilaksanakan di rumah saja, demi keamanan, sendiri dan keluarga agar wabah covid-19 bisa dicegah sedini mungkin.

“Tarawih lebih baik di rumah saja, bersama keluarga inti, agar lebih aman,” ungkapnya dalam Konferensi Pers. (24/04/2020)

Bupati Sumenep bukan tanpa alasan mengeluarkan himbauan tersebut, melainkan saat ini Kabupaten yang dijuluki Kota keris telah beralih zona, yang awal bertahan cukup lama di zona hijau, kini telah menjadi daerah zona merah, yang berarti daerah ini ada terinveksi virus.

Abuya Busyro Karim menjelaskan, kabar 4 warga Sumenep positif covid-19 yang sempat beredar dimedsos baik, what’sap facebook, instagram, twitter memang benar adanya.

“Sore tadi, hasil swabnya keluar, ternyata dari 5 orang itu 4 orang yang dinyatakan positif terkena covud-19, tiga laki-laki dan satunya perempuan,” jelasnya.

Menjalankan ibadah shalat terawih hukumnya sunnah, dan menjaga keselamatan jiwa itu (covid-19) hukumnya lebih wajib daripada sekedar melaksanakan ibadah sunah.

“Menjaga jiwa manusia agar tidak mati itu lebih utama daripada sekadar malakukan ibadah sunah,” jelasnya.

Selama pandemi covid-19 berlangsung, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat kesadarannya agar dalam pelaksanaan shalat Jum’at juga dipercepat untuk menghindari kerumunan banyak orang di tengah kebijakan ‘physical distancing.

“Yang penting dibaca rukun-rukunnya, surat-suratnya, juga baca yang pendek-pendek agar cepat pulang. Masyarakat Sumenep saat ini harus begini selama virus corona berlangsung,” imbuhnya.

Pesan terahir Bupati Sumenep agar masyarakat selalu pakai masker, ketika keluar rumah. Saat ini 4 orang yang dinyatakan terkorfirmasi covid-19 itu telah diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

(mam/junaidi/m.ali)