Anggota DPRD Kab Sukabumi Mengapresiasi Atas Disahkannya Perda KLA

6

berantasonline.com (Sukabumi)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Muhammad Yusuf ST mengapresiasi penetapan Raperda Kabupaten Layak Anak (KLA) menjadi Perda yang disahkan pada Rapat Paripurna DPRD bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi beberapa hari lalu.

Menurut Yusuf, inti dari penetapan Raperda KLA menjadi Perda adalah untuk memastikan Kabupaten Sukabumi sebagai Kabupaten yang memiliki predikat ‘Layak Anak’ dan memiliki payung hukum yang kuat. Hal ini sangat penting, karena sampai saat ini predikat ‘Layak Anak’ merupakan point penting dalam penilaian pusat terhadap suatu daerah.

“Alhamdulillah, batas waktu penetapan Perda ini ada di akhir Juni ini. Kami berharap penetapannya sebelum bulan Juni berakhir, sehingga Perda ini bisa menjadi sumbangan besar dalam penilaian Kabupaten Layak Anak,” ujarnya, Selasa (25/06/2024).

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan, dalam Perda Kabupaten Layak Anak sudah disusun indikator-indikator terkait pemenuhan Kabupaten Layak Anak sehingga seluruh Perangkat Daerah, Instansi baik dari Pemerintah, Swasta, dan Masyarakat dapat membantu menciptakan kondisi Layak Anak.
Dalam rancangan Perda ini, DPRD berkolaborasi dengan Dinas Sosial, dan DP3A (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak) Kabupaten Sukabumi.

“Inisiasi pembuatan Perda ini kami lakukan di DPRD. Kami berkolaborasi dengan Dinas DP3A yang berperan khusus dalam hal ini,” ungkapnya.

“Kami berkomunikasi dan menyadari bahwa mitra kami ini tidak memiliki anggaran yang cukup, sehingga kita mendapat masukan dan memutuskan untuk memberlakukan Perda sebagai payung hukum,” imbuhnya.

Yusuf menambahkan, proses pembuatan Perda dimulai pada tahun 2023 dan diharapkan selesai di pertengahan tahun 2024 ini. Dengan adanya Perda Kabupaten Layak Anak, diharapkan tercipta Kabupaten yang lebih ramah anak dan kondisi yang lebih baik bagi anak-anak di Kabupaten Sukabumi.

“Akhirnya kami berinisiasi dari mulai tahun 2023 prosesnya, sehingga di pertengahan 2024 ini Alhamdulillah bisa selesai,” tandasnya.

(Alex/Ris)