Protes Jalan Rusak, Warga Cidahu Tanam Pohon Pisang dan Pasang Plang “Korban Janji”. Dinas PU: Akan Ada Penanganan Tahun Ini

8

berantasonline.com (Sukabumi)

Warga Jayabakti Kecamatan Cidahu menanam pohon pisang di ruas jalan Caringin-Cidahu tepatnya di jalan yang rusak berat serta menuliskan pesan yang dipampang di tepi jalan berbunyi “korban janji”. Hal tersebut dilakukan, suatu bentuk protes warga, pasalnya jalan tersebut sudah bertahun-tahun belum kunjung diperbaiki.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Jayabakti, Opik mengatakan, kondisi jalan tersebut sudah rusak dan bertahun-tahun belum ada perbaikan, sekitar satu tahun lebih. Terkait tulisan ‘korban janji’, pihaknya masih belum mengetahui siapa yang membuat dan ditujukan kepada siapa.

“Ada bahasa korban janji, tapi korban janji siapa? Apakah ada janji-janji politik dengan kaitan dewan atau siapa saja. Yang saya dengar dari PU atau pihak mana saja belum pernah ada janji-janji itu,” ujarnya, Rabu (28/02/2024).

Opik menyampaikan kekhawatirannya, ruas jalan Caringin-Cidahu seakan ditinggalkan (dilupakan), padahal seharusnya jalan tersebut tidak dalam kondisi seperti itu. Jalan ini dianggap sebagai potensi untuk wilayah Cidahu.

“Saya sebagai pemangku kebijakan Desa juga mengeluh, karena jalan ini seharusnya menjadi potensi untuk wilayah Cidahu. Ini adalah daerah wisata, produktif dan industri,” paparnya.

Lebih lanjut Opik mengungkapkan, beberapa warga pernah meminta Desa untuk menangani masalah ini, namun hal tersebut bukanlah kewenangan Desa. Desa hanya dapat mendorong tindakan kepada Dinas PU Kabupaten.

“Seakan-akan ini terabaikan. Kita juga memiliki batasan kebijakan karena ini bukan ranah Desa, melainkan jalan Kabupaten. Sayangnya, kita tidak tahu kendalinya dimana, itu diluar kendali kita,” jelasnya.

“Yang parahnya di situ, masuk Desa Jayabakti, kurang lebih panjangnya sekitar 50 meter,” imbuhnya.

Opik berharap, agar masalah ini segera ditangani, karena jalan ini sangat vital dan akan membantu perekonomian warga setempat ketika sudah diperbaiki.

“Ketika jalan rusak bisa menghambat, yang dikatakan otonomi daerah kita kan sangat lemah,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah III, Uus Iskandar menyatakan, ruas jalan Caringin-Cidahu akan mengalami penanganan pada tahun 2024 ini.

“Tahun ini ada penanganan, namun penanganan akan dilakukan bertahap. Intinya sudah masuk ke perencanaan, tinggal ditunggu saja,” tandasnya.

(Alex/Ris)