Seberangi Sungai Menggunakan Ban Bekas Demi Bersekolah, DPRD Akan Lakukan Kajian Khusus Dan Cari Alternatif

7

berantasonline.com (Sukabumi)

Anak-anak di Desa Cidadap dan Loji Kecamatan Simpenan, tiap hari harus berjuang ketika mereka mau berangkat sekolah dengan menyeberangi sungai menggunakan ban bekas. Adanya hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Usep Wawan merasa prihatin dan menyoroti perjuangan anak-anak tersebut.

“Tentunya kami DPRD Kabupaten Sukabumi dari komisi IV melihat kejadian seperti itu, anak-anak sekolah menyeberang sungai menggunakan ban, sangat prihatin sekali, pasalnya wilayah Simpenan itu dekat dengan pusat Pemerintahan Kabupaten Sukabumi di Palabuhanratu,” kata Usep Wawan, Kamis (25/01/2024).

Usep mengungkapkan bahwa kejadian tersebut harus menjadi perhatian serius antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Sukabumi.

“Insyaallah, dalam waktu dekat, saya akan melihat langsung ke lapangan untuk mencari alternatif. Apakah perlu jembatan, apakah ada jalan lain, atau ada sekolah yang dapat dijangkau tanpa menyeberangi sungai,” ungkapnya.

Lebih lanjut Usep mengatakan, pihaknya akan melakukan pengkajian khusus atas kejadian itu. Setelah dilakukan pengkajian, pihaknya akan memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah.

“Kami akan mencari jalan keluar dan menyampaikan masukan ini kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim. Jika perlu pembangunan jembatan penyeberangan, kami akan berupaya menyampaikannya, yang lebih jelas kami dari DPRD akan melihat langsung keadaan di lapangan,” pungkasnya.

(Alex/Ris)