Pasukan Pengamanan Pemilu 2024 Mulai Bergeser Ke Seluruh TPS, Bupati: Diharapkan Menciptakan Kondusifitas

8

berantasonline.com (Sukabumi)

Pasukan pengamanan Pemilu 2024 mulai bergeser ke seluruh TPS di wilayah Kabupaten Sukabumi. Pergeseran pasukan dimulai dengan pelaksanaan Apel Gabungan dari TNI, Polri, Linmas, serta seluruh Instansi terkait yang digelar di Lapang Cangehgar Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Senin (12/02/2024).

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengatakan, pasukan pengamanan yang terdiri dari TNI, Polri, Pemkab Sukabumi, dan unsur lainnya, itu diharapkan menciptakan kondusifitas selama Pemilu berlangsung.

“Kita mengharapkan kondusifitas terjadi disetiap tahapan. Kemudian kehadiran personel pengamanan ini akan menjadi sebuah psikologi positif bagi para penyelenggara Pemilu,” kata Bupati usai menghadiri Apel Gabungan.

Bupati menjelaskan, untuk mensukseskan Pemilu 2024 dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terutama berhubungan dengan kesehatan, pihaknya akan menyiagakan Puskesmas.

“Kita tidak mau ada kejadian seperti yang sudah-sudah. Kita siagakan Puskesmas untuk mengantisipasi itu,” jelasnya.

Sementara itu terkait blankspot, Bupati menegaskan, telah tertanggulangi oleh provider yang yang telah menjalin kerjasama antara penyelenggara Pemilu di tingkat Desa dengan provider tersebut.

“Jadi untuk pelaporan Desa ke Kecamatan itu bisa diatasi,” ungkapnya.

Bupati pun meminta netralitas dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilu yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Meski dirinya mengakui akan sulit mengontrol gerakan yang dilakukan para ASN tersebut.

“Kendalanya ASN kan punya hak untuk mencoblos atau memilih. Jadi mengarahkan minimal ke keluarganya itu pasti. Kecuali yang terlihat vulgar, itu tinggal dilaporkan ke Bawaslu. Kalau ASN itu mengajak diluar keluarga itu yang harus dicermati,” ujarnya.

“Sanksinya itu sudah ada aturan terutama peneguran. Nanti Bawaslu akan melihat secara utuh sejauh mana pelanggaran yang dilakukan ASN yang dilaporkan. Apalagi kalau ASN itu menjadi provokator,” pungkasnya.

(Alex/Ris)