Kurang Dari 24 Jam Satreskrim Polres Pesisir Barat Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Mobil

520

Berantasonline.com (Pesisir Barat)–

Pelaku tindak pidana pencurian mobil jenis Pick up di Jalan Kuala Stabas, Pasar Mulya Barat IV Kel. Pasar Krui Kec. Pesisir Tengah Kab. Pesisir Barat yang terjadi pada Kamis (22/2/2024) sekira pukul 02.00 WIB berhasil ditangkap tim Tekab 308 Presisi Polres Pesisir Barat.

Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat AKP Riki Nopariansyah S.H., M.H. mendampingi kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra S.I.K., M.H. membenarkan bahwa Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Pesisir Barat berhasil menangkap dan mengamankan pelaku berinisial JP (38) di salah satu rumah warga di Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan Kabupaten Pesisir Barat, pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekira pukul 23.00 Wib. Kata kasat.

“Dalam penangkapan tersebut Tim Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Pesisir Barat berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah mobil Mitsubishi L300 Pick Up warna hitam dengan nomor polisi BE 8577 XC di Pekon Lintik Kec. Krui Selatan dan ikut meyita sebuah mobil Toyota Vios warna Silver dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna abu-abu milik pelaku inisial JP (38) yang merupakan warga pekon Pemerihan kecamatan Krui Selatan kata AKP Riki.

Lanjut Riki, Setelah dilakukan pemeriksaan intensif pelaku mengaku telah mencuri kendaraan tersebut pada Hari Kamis Tanggal 22 Februari 2024 sekira pukul 02.00 Wib, di depan rumah korban atas nama Doni yang berlokasi di Pasar Mulya IV Kel. Pasar Krui Kec. Pesisir Tengah Kab. Pesisir Barat.

Dalam menjalankan aksinya pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak kunci pintu mobil kemudian pelaku merusak kunci kontak mobil tersebut, setelah mobil hidup, pelaku membawa kabur mobil Hasil curiannya.

Adapun motif pelaku mencuri mobil dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga pelaku nekat melakukan pencurian.

Dan untuk mengetahui apakah ada pelaku lainya, Kasus ini akan kita lakukan pengembangan ujar AKP Riki. Atas perbuatannya pelaku akan kita kenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” tutup AKP Riki.

(Benk).