Polres Sitaro Berhasil Ungkap Pembunuhan Sadis di Kampung Karalung Siau Timur

395

Sitaro, BERANTAS –

Polres Sitaro dalam waktu singkat berhasil mengungkap kasus tindak Pidana menghilangkan nyawa orang lain sesuai laporan polisi Nomor : LP/B/05/II/2024 SPKT Polsek Sitim/Polres Kepl. Sitaro/Polda Sulut tgl 15 Februari 2024 dengan tersangka Andreas Lahengkeng.

Sesuai TKP rumah korban Dorkas Bosu yang berlokasi di Kampung Karalung I Lindongan III Kecamatan Siau Timur, waktu kejadian Perkara sekitar Pukul 03.30 Wita,hari Kamis tanggal 15 Februari 2024 dengan korban Dorkas Bosu, lahir di Karalung 06 Februari 1964 umur 60 tahun, alamat Karalung lindongan III Kecamatan Siau Timur. Kab. Sitaro.

Identitas tersangka Andreas Lahengkeng,lahir Likupang 28 Juli 1981,umur 43 tahun.Alamat Kampung Karalung Lind III Siau Timur.

Menurut Kapolres Sitaro AKBP Iwan Permadi didampingi Kasat Reskrim IPTU Rofly Saribatian membenarkan kasus pembunuhan tersebut.

Setelah mendapat informasi dari Kapolsek Siau Timur Iptu Harly Buida, Kapolres Sitaro beserta Kasat Reskrim dan anggota Inafis dan tim medis Puskesmas Ulu Siau langsung menuju TKP dan melakukan olah TKP dan hasil olah TKP terungkap bahwa terduga pelaku bernama AL alias Andreas adalah pasangan korban yang sudah 10 Tahun hidup bersama tanpa ikatan yang sah (hidup berpelihara).

Menurut Kasat Reskrim IPTU Rofly Saribatian Polisi menemukan bukti yang mengarah kepada Andreas sebagai pelaku karena pintu dan jendela rumah korban tidak ada tanda tanda kerusakan dan di TKP ditemukan 2 jejak kaki berbeda bercak darah korban didalam rumah ukuran dan bentuk cocok dengan pelaku.

“Akhirnya pelaku mengakui perbuatannya dan sekaligus mengambil barang bukti sebilah parang/pando yang masih terdapat bercak darah dan rambut yang menempel pada parang diduga darah dan rambut korban”, ujarnya.

Menurut tersangka Andreas Kahengkeng, ia merasa sakit hati karena korban Dorkas Bosu sering memarahi tersangka, hingga puncak rasa sakit hatinya memunculkan emosi pada waktu kejadian tersebut.

Saat ini pelaku beserta barang bukti sebilah parang telah diamankan di Mapolres Sitaro, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

(Tampubolon)