Triton Kembangkan Fasilitas Produksi Tahap IV di Kawasan Industri Sentul

24

BOGOR – PT. Triton Manufactures melakukan seremonial peletakkan batu pertama (Ground Breaking) Pengembangan Fasilitas Produksi Tahap IV, berlokasi di Kawasan Industri Sentul Kabupaten Bogor, Senin (29/1/2024)

“Sejarah baru ini dijalankan sebagai langkah mengantisipasi tingginya animo dari pasar Afrika dan Timur Tengah akan benang bedah yang tersertifikasi halal,” kata Direktur Relatioan Institutional PT Triton Manufactures, Mario Apriliansyah, SR, MT, MM.

Menurutnya, peletakkan batu pertama pengembangan fasilitas produksi tahap IV ini menempati lahan sendiri seluas 12.500 M2 di Kawasan Industri Sentul, Bogor, Jawa Barat, dilakukan oleh. Prof. DR. Dr. Aryono D. Pusponegoro Sp.B-KBD/Trauma merupakan seorang dokter bedah digestif.

“Selain itu, Profesor DR. Dr. Aryono D Pusponegoro juga merupakan seorang Guru Besar FKUI yang sekaligus dikenal sebagai ‘Bapak Penanganan Bencana dan Kegawat daruratan di Indonesia’, yang juga didampingi oleh jajaran Manajemen PT. Triton Manufactures,” ujar Mario

Sementara itu, PT. Triton Manufactures juga kembali dipercaya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk mewakili Indonesia di Pameran Arab Health 2024.

Menurut Direktur Realtion Institutional PT Triton Manufactures, Mario Apriliansyah, SR, MT, MM, bahwa pameran produk kesehatan terbesar di kawasan Afrika dan Timur Tengah ini diselenggarakan pada 29 Januari – 1 Februari 2024 di Dubai World Trade Center, Uni Emirat Arab.

“Dalam Arab Health 2024 ini melibatkan sekitar 110.000 pengunjung dan 3.450 peserta dari 180 negara dan akan melanjutkan warisannya dalam mendorong inovasi, kolaborasi dan kemajuan dalam industri perawatan kesehatan dunia,” ungkapnya.

Menurut Mario, keberadaan paviliun Indonesia kali ini adalah buah kolaborasi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai, Asosiasi Produsen Alkes Indonesia (ASPAKI) yang didukung oleh Direktorat Timur Tengah,

“Selain ASPAKI yang juga didukung oleh tim percepatan Pemulihan Ekonomi (TPPE), KBRI Abu Dhabi dan KJRI Dubai dari Kementerian Luar Negeri,” ujarnya.

Mario juga menjelaskan, adapun hadirnya PT. Triton Manufactures sebagai pabrik benang bedah nasional pertama di Indonesia yang bersertifikat halal merupakan bentuk kepercayaan yang besar dari pemerintah Indonesia.

Dengan dukungan dari Kemenkes RI, seluruh Komunitas Tenaga Kesehatan di Indonesia, selalu berkomitmen untuk membantu pemerintah mencapai target Program Indonesia Sehat 2025, dengan mengutamakan kepuasan pelanggan dan senantiasa memberikan pelayanan terbaik melalui upaya menciptakan dan mengembangkan produk alat kesehatan yang inovatif kualitas terbaik dan harga yang kompetitif.

“Triton juga menjadi perusahaan terpercaya di industri kesehatan dengan menghasilkan produk-produk berkualitas yang mampu membantu proses kerja tenaga ahli kesehatan dan memperbaiki kualitas penyembuhan pasien,” jelasnya..

Untuk membangun dan mempertahankan hubungan baik dengan pelanggan dan menjadikannya sebagai mitra kerja dalam meningkatkan kualitas hidup pasien adalah prioritas utama, sehingga sejak tahun 2016 PT Triton Manufactures telah memperoleh ISO 13485

“Sertifikat halal serta Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) diatas 40 persen mutu produk dijamin melalui Sertifikasi Proses Produksi,” imbuhnya.

Dengan demikian Triton telah mendapatkan Serifikasi Cara Pembuatan Alat Kesehatan yang Baik (CPAKB) yang merupakan suatu sertifikasi yang dikeluarkan dari Kementerian. “Kesehatan Republik Indonesia sebagai acuan bagi sarana produksi alat kesehatan untuk dapat menerapkan sistem manajemen mutu dalam pembuatan alat kesehatan,” pungkasnya. (****)