Wabup Sukabumi Ikuti Rakor Kepala Daerah Se-Jawa Barat, Bahas Perlindungan Tenaga Kerja Rentan

16

berantasonline.com (Majalengka)

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Iyos Somantri menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah Se-Jawa Barat. Rakor dipimpin oleh Pj. Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin yang membahas sejumlah isu diantaranya ketenagakerjaan, khususnya perlindungan untuk tenaga kerja rentan.

Hal itu sebagaimana tema yang diusung yaitu “Kolaborasi dan Keterlibatan Pemerintah Daerah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Melalui Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan”. Rakor berlangsung di Lt.2 Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati Kabupaten Majalengka, Jum’at (01/12/2023).

Diketahui, jumlah angkatan kerja per Februari 2023 mencapai 25,40 juta orang. Dengan rincian sebanyak 16,66 juta orang bekerja secara penuh, 5,03 juta orang sebagai pekerja paruh waktu serta 1,70 juta orang berada dalam kondisi setengah pengangguran, dan pengangguran mencapai 2,01 juta orang.

Bey menjelaskan, pekerja rentan dikategorikan dalam dua golongan. Pertama, rentan secara sosial ekonomi. Kedua, pekerja yang rentan akibat risiko pekerjaannya.

“Perlindungan bagi tenaga kerja rentan ini menjadi fokus Pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Bey, terdapat pula golongan tenaga kerja yang masuk keduanya, yaitu rentan secara sosial ekonomi dan jenis pekerjaannya.

Isu lainnya yakni kebudayaan. Bey mendorong agar Bupati dan Wali Kota dalam pembangunan daerah turut melibatkan tokoh budaya. Artinya, kearifan lokal harus menjadi salah satu aspek dalam pembangunan.

“Tokoh yang peduli dengan kebudayaan sepatutnya diikutsertakan dalam pembangunan. Kedepan mereka supaya lebih dilibatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Wabup Sukabumi menyampaikan, penguatan koordinasi dan komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi salah satu kunci agar fokus yang dibahas oleh Pj. Gubernur dapat direalisasikan.

“Intinya, kerjasama semua pihak harus terus dilaksanakan, agar semua permasalahan di daerah masing-masing bisa ditangani dengan baik,” tandasnya.

(Alex/Ris)