Disbudpora, Igornas Dan Disdik Kabupaten Sukabumi Berkolaborasi Gelar FOP Cari Bibit Atlet Pelajar

14

berantasonline.com (Sukabumi)

Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi bekerjasama dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) baru saja selesai menggelar Festival Olahraga Pendidikan (FOP) ke-2 tahun 2023 di Stadion Korpri Cisaat Sukabumi, Selasa (19/12/2023).

Diberikan sebelumnya, ajang tersebut khusus untuk pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi dengan mempertandingkan cabang olahraga atletik nomor sprint 60 meter, 80 meter dan 100 meter.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Ardiana Trisnawiana mengatakan, Event FOP ini merupakan wahana pembinaan olahraga yang ada di sektor pendidikan yang bertujuan mencari bibit-bibit atlet berbakat dari kalangan pelajar.

“Hari ini kita ingin mencoba menemukan bibit-bibit yang berbakat dalam olahraga. Yang kita coba hari ini di atletik, kenapa? karena kita juga harus memetakan prestasi olahraga itu yang bersifat unggulan, efisiensi dan efektivitas,” terangnya.

Ardiana yang baru menjabat dua bulan menjadi Kadisbudpora menyampaikan, setelah ajang ini pihaknya akan memetakan raihan prestasi olahraga kedepan itu dari sifatnya perorangan.

“Sekarang atletik, mungkin nanti bisa ke panahan, bisa nanti di silat, bisa ya di renang. Rencana nanti renang di bulan Maret 2024,” jelasnya.

Menurut Ardiana, Event seperti FOP ini bisa memotivasi para guru sebagai pelatih dan murid untuk berlatih dalam rangka meraih prestasi untuk sekolah maupun pribadi di bidang olahraga.

“Kemudian membantu para siswa kalau mereka juga nanti setelah selesai di perjenjang, dari SD ke SMP, SMP ke SMA/SMK, lalu yang SMA/SMK ke Perguruan Tinggi. Nah jalurnya kan ada tiga, jalur zonasi, akademis dan prestasi. Jadi yang menjadi juara Event ini kita buat piagamnya, sebagai bahan mempermudah mereka kalau masuk ke jenjang berikutnya. Itu pasti bakal diterima, maka kita kolaborasi dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.

“Bahkan ada sebagian Perguruan Tinggi juga yang mengapresiasi Event ini. Itu gambarannya,” imbuhnya.

Melihat dari antusiasme para pelajar, Ardiana mengaku cukup puas dengan penyelenggaraan Festival Olahraga Pendidikan ini.

“Pertama dari jumlah peserta saja ini lebih dari 300, dan semua guru pembimbing dan pembinanya juga hadir. Berarti kan Event ini diminati oleh mereka dan merupakan wahana terobosan ajang meraih prestasi di 2023 ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Ardiana mengatakan, kedepan para juara Event ini akan dilakukan pembinaan dan semacam pemusatan pelatihan untuk dipersiapkan mengikuti ajang kompetisi olahraga pelajar tingkat Provinsi maupun Nasional. Siapa yang paling siap tampil, maka akan mewakili Kabupaten Sukabumi.

“Ada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) lalu POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) di tahun 2025. Jadi untuk dua tahun kedepan ini perlu disiapkan agar mereka siap tampil,” tandasnya.

(Alex/Ris)