YKPI Bekerjasama Dengan GOW Kabupaten Sukabumi Gelar Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara

27

berantasonline.com (Sukabumi)

Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) bekerjasama dengan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan rutin dengan tema “Sosialisasi Deteksi Dini Kanker Payudara,” bertempat di Pendopo Sukabumi, Rabu (27/09/2023).

Pertemuan rutin GOW tersebut dihadiri oleh perwakilan dari seluruh organisasi wanita yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Hari ini kami mengadakan Pertemuan rutin sekaligus Sosialisasi Skrining dan Deteksi Dini Kanker Payudara yang memang tema ini cukup relevan khususnya dengan Ibu-ibu dan sangat berguna untuk bisa menjaga kesehatan, terutama kanker payudara,” ungkap Ketua GOW Kabupaten Sukabumi, Hj. Yani Jatnika Marwan.

Yani mengatakan, setiap dua bulan sekali GOW mengadakan pertemuan rutin membahas tema-tema penting. Dirinya meminta para peserta mengikuti sosialisasi kanker payudara ini karena materinya sangat bermanfaat untuk menjaga dan mengantisipasi penyakit tersebut sejak dini.

“Pertemuan rutin ini sangat penting, agar menambah wawasan untuk menjaga dan dapat mengantisipasi kanker payudara sejak dini,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Ketua YKPI, Linda Agum Gumelar, menegaskan tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker payudara. Ia menyampaikan harapannya agar ibu-Ibu GOW dapat memahami materi yang akan disampaikan oleh narasumber mengenai praktek sadari.

Sadari merupakan metode sederhana namun efektif untuk mendeteksi adanya perubahan pada payudara yang mungkin menjadi tanda awal kanker.

“Solusi ini sangat penting untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar dapat lebih memahami apa saja gejala awal yang dialaminya,” ujarnya.

Sebagai solusi atas permasalahan ini, Linda menekankan pentingnya sosialisasi mengenai deteksi dini dan diagnosis kanker payudara.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami tanda-tanda awal kanker payudara, serta langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan diagnosis yang akurat,” tandasnya.

(Alex/Ris)