APK Terpasang Di Tempat Terlarang, Satpol PP Sukabumi Menunggu Petunjuk KPU Dan Bawaslu Untuk Penertiban

9

berantasonline.com (Sukabumi)

Satpol PP Kabupaten Sukabumi minta para calon legislatif, tim sukses maupun pengurus parpol agar tidak sembarangan memasang Alat Peraga Kampanye (APK) khususnya di lokasi terlarang sesuai peraturan yang sudah ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Syarifudin Rahmat mengatakan, ada beberapa APK milik caleg yang terpasang di beberapa titik yang dilarang untuk dipasang alat peraga tersebut, baik baligho, spanduk dan lainnya.

Untuk penertiban APK tersebut yang ada di sejumlah titik terlarang, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Dampak dari pemasangan APK tersebut beberapa lokasi tampak kumuh, seperti di pusat-pusat berkumpulnya masyarakat, objek wisata dan lainnya. Maka dari itu, kami terus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu Kabupaten Sukabumi agar bisa memberikan arahan terkait penertiban,” ujarnya, Selasa (12/09/2023).

Syarifudin mengungkapkan, Satpol PP hanya dapat melakukan penertiban APK yang terpasang di areal terlarang, seperti tempat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, pendidikan meliputi gedung dan atau halaman sekolah dan atau perguruan tinggi.

“Sesuai Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu. Ditempat-tempat tertentu lah yang dilarang, apalagi di gedung dan fasilitas tertentu milik pemerintah serta fasilitas lainnya yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tandasnya.

(Alex/Ris)