Partai Demokrat Kota Bogor Bagikan Kacamata di Hari Pramuka

71

BOGOR – Tepat di Hari Pramuka Indonesia yang jatuh pada 14 Agustus, DPC Partai Demokrat Kota Bogor memberikan tanda bakti kepada para Pramuka dan pembinanya di Kota Bogor.

Bakti tersebut diwujudkan dengan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis kepada Anak Pramuka dan Pembina Pramuka. Acara berlangsung di ruang serba guna DPRD Kota Bogor, Senin (14/8/2023).

Kegiatan sosial itu merupakan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat agar seluruh DPC se-Indonesia untuk mengadakan acara Bakti Demokrat setiap tanggal 14.

“Hal ini bertujuan agar masyarakat selalu ingat bahwa di tanggal 14 Februari 2024 nanti Pemilu akan diadakan, dan Partai Demokrat mendapat no 14. Jadi rakyat akan selalu ingat angka 14 tersebut, danbahwa Partai Demokrat siap selalu hadir di tengah2 masyarakat,” ujar Anita Primasari Mongan selaku ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor.

Oleh sebab itu, kata Anita, DPC Partai Demokrat Kota Bogor melakukan arahan ketua umum setiap tanggal 14 dan mengawali setiap kegiatan dengan pengajian rutin dan bakti sosial.

Memperingati hari Pramuka ke 62, DPC Partai Demokrat Kota Bogor memilih untuk memberikan baktinya bagi Pramuka di Kota Bogor. Kali ini pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis dilakukan untuk anak Pramuka Penegak dan para pembina dan pengurus Kwarcab Kota Bogor.

Anita Primasari Mongan yang juga sebagai Bendahara Kwarcab Kota Bogor menginisiasi gagasan ini untuk menunjukkan bahwa Demokrat hadir di seluruh lapisan masyarakat, suku, golongan, dan agama, dan hadir di semua komunitas.

“Harapan kami adalah bahwa dengan adanya bakti Demokrat, harapan rakyat akan selalu menjadi prioritas perjuangan kami. Rakyat tidak boleh susah. Bersama kita kuat, bersatu kita bangkit menuju perubahan dan perbaikan untuk Kota Bogor lebih baik” harapnya.

Acara tersebut juga dihadiri Rezky Kartika selaku Bacaleg Partai Demokrat, Dapil Bogor Selatan.

“Bakti Demokrat di Hari Pramuka Kota Bogor melibatkan seluruh Pengurus DPC Demokrat Kota Bogor,” demikian menurut Rezky Kartika.

(*/Red.2)