Adanya Isu Pungli Pada Musim PPDB, Wabup Sukabumi Angkat Bicara

5

berantasonline.com (Sukabumi)

Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Iyos Somantri berharap pada musim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2023 mulai jenjang SD, SLTP dan SLTA seluruh calon siswa-siswi dapat tertampung dan terakomodir sesuai dengan indikator zonasi, prestasi, afirmasi dan lain sebagainya.

“Yang tidak bisa masuk di zonasi bisa masuk jalur prestasi, yang tidak masuk prestasi bisa masuk afirmasi. Intinya seluruh calon peserta didik yang usia pendidikan dapat bisa masuk sekolah,” ungkap Wabup selepas membuka Pasanggiri Seni Ibing Penca Silat di GOR Pemuda Cisaat Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/07/2023).

Mengenai Isu potensi Pungutan Liar (Pungli) dalam PPBD tahun 2023 ini masih terjadi, terlebih pada sekolah-sekolah favorit, Wabup angkat bicara.

“Pungli itu tidak boleh, siapapun pelakunya. Apabila ada segera laporkan saja ke tim Saber Pungli,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Jujun Juaeni menambahkan, daya tampung SMP Negeri dengan lulusan SD dinilai tidak seimbang. Dipastikan beberapa sekolah Negeri atau Sekolah favorit yang tidak bisa menerima seluruh pendaftar.

“Tapi mudah-mudahan mereka masih tetap bisa melanjutkan ke sekolah SMP swasta dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Bukan kami tidak mau menerima semua siswa, tetapi karena daya tampung yang memang sangat terbatas. Sehingga mau tidak mau berdasarkan sistem yang ada di kami maka terseleksi lah peserta didik yang bisa masuk dan yang tidak bisa masuk ke sekolah SMP Negeri,” paparnya.

Terkait hasil evaluasi Dinas Pendidikan akan pelaksanaan PPDB tahun 2023, kepada awak media, Jujun menjelaskan, Evaluasi tahun pertama PPDB online tentu ada beberapa kendala yaitu karena sebagian SMP yang berada di jalur telekomunikasi tidak terlalu bagus.

“Tetapi alhamdulillah semua berjalan untuk diupayakan mendapatkan fasilitas internet sekolah agar terakses online melakukan pendaftaran,” pungkasnya.

(Alex/Ris)