Wali Murid SDN 30 Krui Heboh, Dana PIP di Rekening Siswa Raib

61

Berantasonline.com (Lampung)–

Wali murid SDN 30 Krui baru baru ini dihebohkan perihal raibnya dana PIP yang masuk ke rekening siswa.

Disampaikan Rudi, salah seorang wali murid SDN 30 Krui, bahwa pada tanggal 25 April tahun 2023 ada dana transferan masuk sebesar Rp 1.570.000, dan dihari yang sama juga ada transaksi penarikan dana sebesar Rp 1.350.000, sehingga dana yang tersisa direkening hanya sekitar 220 ribu lagi.

“Saya mengetahui ada dana masuk dan keluar pada tanggal 25 April setelah mencetak rekening koran ke Bank. Saya juga menanyakan ke pihak bank, siapa yang sudah melakukan penarikan, dan mendapat jawaban bahwa pihak sekolah yang sudah melakukan penarikan”, ujar Rudi kepada Wartawan Berantas, Senin (12/6).

Mendapat keterangan seperti itu dari pihak bank, lanjut Rudi, membuatnya bingung dan heran, karena biasanya pengambilan dana PIP untuk siswa tingkat SD/SMP harus didampingi orang tua murid.

“Kalaupun pengambilannya secara kolektif oleh pihak sekolah, itu harus menyertakan dokumen surat kuasa, dan saya tidak pernah memberikan kuasa kepada pihak sekolah untuk pencairan dana PIP tersebut”, ungkapnya.

Selanjutnya, Rudi melalui sambungan telefon menghubungi Mirza Fanani selaku operator di SDN 30 Krui untuk mendapatkan penjelasan.

Dikatakan operator sekolah, bahwa penarikan dana tersebut dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan Kab Pesisir Barat dengan alasan dana yang masuk ke rekening siswa ada kelebihan transfer.

“Tapi anehnya selang beberapa hari setelah saya menanyakan perihal raibnya dana PIP direkening anak saya. Tepatnya pada Senin 12 Juni 2023 sekitar pukul 17.20 WIB, Kepala SDN 30 Krui mendatangi rumah saya dan menyerahkan uang sebesar Rp 1.350.000 dengan alasan mengganti uang direkening PIP yang hilang. Tidak sampai disitu, sang kepala sekolah juga mewanti wanti saya untuk tidak menceritakan kasus raibnya dana PIP di rekening anak saya”, bebernya.

Sementara itu, Kepala SDN 30 Krui Zabir S.Pd ketika dikonfirmasi Wartawan Berantas, Senin (12/06) membantah dana PIP salah satu siswa raib, “Bukan raib, tapi hanya telat memberikan saja, disebabkan pihak sekolah sedang banyak urusan”, kilah sang kepala sekolah.

Kabid Dikdas Disdikbud Kab Pesisir Barat, Erik Putra saat diminta tanggapanya Selasa (13/06) terkait masalah tersebut, menegaskan akan segera memanggil Kepala Sekolah SDN 30 Krui untuk mendapatkan penjelasan. “Kami akan mintai keterangan terlebih dulu”, kata Erik singkat.

(Benk)