Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor Bakal Sidak Proyek TPT di Desa Ciadeg Cigombong

0

Bogor, BERANTAS – Santernya pemberitaan mengenai proyek pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di tepi sungai Cisadane Kampung Rawey Desa Ciadeg Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor yang terindikasi bermasalah, mendapat perhatian Ketua III DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Tuty Alawiyah.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proyek tersebut berjalan tanpa dilengkapi papan informasi sehingga tidak diketahui detail seperti apa pekerjaan tersebut dan siapa pelaksananya.

Bahkan saat Wartawan BERANTAS melakukan pengamatan langsung dilokasi proyek, Selasa (13/12) ternyata susunan batu bagian bawah bronjong yang dipakai, menggunakan batu kali cisadane bukan merupakan batu gunung sebagaimana spesifikasi selayaknya.

Mendengar informasi tersebut, Hj. Tuty Alawiyah berjanji akan turun melakukan sidak ke lokasi proyek. “Siap nuhun infona (siap terimakasih infonya) Insya Allah disidak”, ujar Politisi Partai Gerindra ini.

Sementara itu, Kepala Desa Ciadeg Wahyu Rahayu ketika dikonfirmasi ulang, Rabu (14/19) mengatakan, pihaknya tidak membenarkan pekerjaan TPT tersebut menggunakan batu kali cisadane.

“Itukan proyek ada anggarannya dari pemerintah bukan pekerjaan gotong royong dari masyarakat, Saya juga menyayangkan sebelum pengerjaan tidak ada pemberitahuan ke desa oleh pihak pemborong ataupun dari UPT, harusnya setiap pengerjaan diwilayah desa ada koordinasi terlebih dahulu dengan desa,” kata Wahyu.

Setelah melakukan pengecekan, Wahyu mengeluhkan ternyata posisi TPT tidak sampai ke pemukiman warga dipinggiran sungai selaku penerima manfaat dari proyek tersebut.

“Padahal warga disana berharap proyek itu bisa bermanfaat mencegah terjadinya longsor dibelakang rumah mereka, tapi nyatanya titik lokasi TPT yang dibangun berbeda, beginilah jadinya jika tidak ada koordinasi sebelumnya dengan pemerintah desa”, tutur Kades.

Kades Wahyu menyarankan, volume panjang dan tinggi TPT sebaiknya ditambah, “Batu kali yang dipakai jangan dibongkar lagi, lebih baik volumenya ditambah, karena pekerjaannya kan sudah hampir selesai,” imbuhnya.

Setelah ramai diberitakan media online tentang keberadaan proyek siluman di Desa Ciadeg, hari ini (Rabu 14/12) mulai terpasang banner informasi proyek dilokasi tersebut.

“Tetapi untuk volume pekerjaannya sendiri saya lihat tidak dicantumkan berapa panjang dan tingginya, bahkan bannernya sendiri baru tadi dipasang itu pun setelah ramai beritanya di beberapa media dengan judul proyek siluman,” pungkas Kades.

(Nurman N)