Koperasi Barokah MIN 2 Serang Banten Mendapat Apresiasi Wali Murid

Pendidikan

Serang, BERANTAS

Keberadaan Koperasi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Serang Banten mendapat apresiasi dari sejumlah orangtua siswa. Pasalnya koperasi yang berdiri pada awal 2019 itu sangat membantu terutama yang berkaitan dengan kebutuhan siswa di sekolah. 

Koperasi yang bernama Koperasi Barokah MIN Dua Serang didirikan oleh para anggota dan pengurus Komite dengan modal awal koperasi non pemerintah. Koperasi Barokah MIN 2 Serang memiliki Badan Hukum Koperasi dengan nomor 012908/BH/ M.KUKM.2/III/2019. 

Koperasi Barokah MIN Dua Serang betujuan untuk memudahkan kebutuhan siswa baik itu buku, seragam sekolah dan lain lain.

Belum lama ini, dikabarkan bahwa Koprasi tersebut, menjual buku dengan cara memaksa kepada siswa. Setelah wartawan Berantas menelusuri kabar tersebut itu ternyata kabar tersebut adalah tidak benar. 

Menurut keterangan Linda dan Rohilah sebagai wali siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 serang mengatakan bahwa pihaknya membeli buku sekolah langsung kepada pihak koperasi bukan ke pihak sekolah karena sekolah tidak menjual buku dan tidak pernah ada paksaan bahkan semampu kami, ujarnya kepada Berantas, Senin (17/10/22). 

Salah seorang walimurid, Nurul Hikmah menuturkan, selama ini tidak pernah ada pemaksaan dari pihak koperasi sekolah untuk membeli buku, itu kan untuk keperluan anak, kalau anak mau pintar, kita sebagai orang tua harus beli, kalau enggak nanti ketinggalan pelajaran, ujarnya. 

Sementara itu, Pazrul dari Koperasi  sekolah, mengaku pernah mengatakan kepada wali siswa untuk membeli buku di koperasi boleh juga beli diluar, koperasi tidak mengharuskan untuk membeli buku di sini, apalagi dengan cara memaksa, terang Pazrul kepada Berantasonline, saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Senin (17/10/22). 

Bahkan kata Pazrul, sudah 2 tahun masih banyak yang menunggak, kalau kami pihak koperasi memaksa mungkin tidak ada tunggakan, apakah memotong tabungan siswa, tidak, hanya mengingatkan saat ngambil tabungan mau bayar silahkan tidak juga gak masalah, tandas Pazrul.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Serang, Enok Yayat Rohayati, S.Pd.i menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah menjual buku, apalagi memaksa. Kami tidak ada kaitannya dengan koperasi itu sudah masing-masing ada petugasnya, kami khusus ngajar siswa tidak mau terganggu, terang Enok, saat di konfirmasi di ruang kerjanya, Senin (17/10/22).

Aef Saefullah Ketua Komite Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Serang, menyampaikan terkait kurikulum sudah ada ketentuannya dari Kemenag, pertama kita ingin menyesuaikan mutu siswa pendidikan di MIN 2 Serang sesuai ketentuan Pemerintah. Kedua kurikulum lingkungan siswa ini harus juga ada bidang pendidikan pesantren yaitu keagamaan agar siswa menjadi berprestasi. 

“Tidak menutup kemungkinan karena koperasi posisinya berada di dalam sekolah, mungkin ini yang menjadi sorotan bagi orang yang kurang senang, nanti akan segera di tempatkan koprasi ini di toko buku yang sudah di siapkan biar tempat koperasi ini tidak menyatu dengan sekolah,” pungkas Aef Saefullah.

(Abas/RS)